Kabiro Memorandum Nakhodai PWI Pasuruan Periode 2026-2029
Muhammad Hidayat (tengah) didampingi ketua PWI sebelumnya Ziaul Haq dan pimpinan sidang H Machmud Suhermono (kiri).--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Jurnalis sekaligus Kepala Biro (Kabiro) media Memorandum Muhammad Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan periode 2026-2029 melalui Konferensi Cabang (Konfercab) PWI Pasuruan, Sabtu 29 Agustus 2026.
Pria yang akrab disapa Kaji Day itu terpilih dalam Konfercab yang berlangsung di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti.
BACA JUGA:Pemkab Pasuruan Hibahkan Tanah untuk Kantor Layanan Haji dan Umrah Terpadu
Pelaksanaan Konfercab dipandu langsung Ketua PWI Jawa Timur H Lutfil Hakim dengan pimpinan sidang H Machmud Suhermono. Proses pemilihan juga terbilang paling cepat dibanding konfercab lainnya di Jawa Timur karena hanya berlangsung sekitar 1,5 jam.

Mini kidi--
Pimpinan Sidang Pleno H Machmud Suharmono menyatakan, sesuai hasil verifikasi dan validasi berkas pendaftaran, Muhammad Hidayat secara sah ditetapkan sebagai Ketua PWI Pasuruan meskipun berstatus sebagai calon tunggal.
"Berdasarkan peraturan organisasi, calon tunggal yang telah memenuhi syarat tetap sah terpilih menjadi ketua PWI Pasuruan, dan nama tersebut adalah Muhammad Hidayat dari Media Harian Memorandum," ujar Machmud sambil mengetuk palu sidang.
Penetapan secara aklamasi ditempuh setelah melalui verifikasi berkas secara ketat sesuai regulasi PWI Pusat serta pembacaan tata tertib persidangan.
BACA JUGA:PWI Jatim Berangkatkan 11 JCH, Wartawan Diminta Jaga Nama Baik Pers
Sebanyak 11 dari 13 anggota pemegang hak suara dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang hadir secara bulat menyepakati keputusan tersebut. Keputusan kemudian disahkan melalui palu sidang karena telah memenuhi syarat kuorum.
Usai terpilih, Muhammad Hidayat menyampaikan bahwa langkah prioritas yang akan segera diambil adalah melakukan rekonsiliasi internal serta menyusun kepengurusan baru guna memperkuat roda organisasi dalam menghadapi tantangan dunia pers yang semakin kompleks.
"Pertama, kami ingin ada rekonsiliasi di tubuh PWI Pasuruan. Kesolidan harus tetap kita jaga karena dunia pers semakin kompleks dan berkembang, sehingga dibutuhkan kesatuan dan kekuatan di internal organisasi," ungkap Hidayat.
BACA JUGA:Hadapi Arus Viralitas Digital, Imigrasi Surabaya Gandeng PWI Jatim Perkuat Kapasitas ASN
Ke depannya, ia juga berkomitmen meningkatkan kompetensi para jurnalis yang tergabung di PWI Pasuruan melalui berbagai program, di antaranya pelatihan, uji kompetensi, serta kerja sama dengan lembaga pendidikan, dengan tetap mengedepankan etika jurnalistik dan mampu bersinergi bersama seluruh pihak.
Sumber:








