iklan bhayangkara
Pildun Banner

Motor Mahasiswa KKN Raib di Halaman Balai Desa Rejosalam

Motor Mahasiswa KKN Raib di Halaman Balai Desa Rejosalam

Petugas Polsek Pasrepan mendatangi TKP--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kabupaten Pasuruan. Kali ini, sebuah sepeda motor milik mahasiswa yang sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rejosalam, Kecamatan Pasrepan, hilang digondol maling saat diparkir di halaman balai desa setempat, Kamis 2 Juli 2026 dini hari.

Korban diketahui bernama Maulana Ngulam Ibrohim (21), mahasiswa asal Desa Jelgung Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang. 

BACA JUGA:Lawan Begal, Aksi Berani Korban Berujung Terbongkarnya Sindikat Curanmor di Pasuruan


Mini Kidi Wipes.--

Akibat kejadian tersebut, satu unit sepeda motor Honda Vario 125 tahun 2024 miliknya raib dan kerugian ditaksir mencapai Rp17 juta.

Kapolsek Pasrepan, AKP Marti, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika korban memarkirkan motornya di halaman balai desa, pada Rabu 1 Juli 2026 sekira pukul 23.50 WIB. 

Korban kemudian beristirahat di area balai desa. Namun, saat terbangun pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, kendaraan miliknya sudah tidak ada di lokasi semula.

BACA JUGA:Kejar Pelaku Curanmor, Warga Tutur Pasuruan Tewas Usai Terlibat Kecelakaan

"Kami telah menerjunkan anggota ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, kami terus berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polres Pasuruan dan Tim Buser Timur untuk mengungkap kasus ini," ujar Marti, Sabtu 4 Juli 2026.

Lebih lanjut, Marti mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi untuk memetakan identitas pelaku. 

Meskipun di area balai desa telah terpasang kamera pengawas CCTV, penyelidikan terkendala karena perangkat tersebut tidak dilengkapi alat penyimpan rekaman (DVR).

BACA JUGA: Residivis Curanmor Diamankan di Gudang Katul, Motor Diserahkan ke Pemilik Asli


Gempur Rokok Illegal--

"Kami masih melakukan penyelidikan mendalam. Identitas pelaku masih dalam proses pelacakan," tegasnya.

Sumber: