Polisi Gadungan di Pandaan Babak Belur Diamuk Massa

Polisi Gadungan di Pandaan Babak Belur Diamuk Massa

Pelaku polisi gadungan diamankan petugas setelah diamuk warga di Pandaan.-Muhamad Hidayat-

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Seorang pria yang menyamar sebagai anggota polisi diamuk massa setelah mencoba merampas motor warga di Pandaan, Kabupaten PASURUAN, Sabtu 17 Januari 2026 dini hari.

BACA JUGA:Polisi Gadungan Tipu Anggota Polsek Tegalsari, Gasak Rp 33,6 Juta dengan Modus Kredit Online

Pelaku diketahui bernama Maulana Arief Wicaksono (28), warga Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, yang beraksi di Jalan Raya Surabaya-Malang, Dusun Bareng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan.


Mini Kidi--

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.58 WIB saat lokasi ramai oleh warga yang menonton balap liar.

BACA JUGA:‘Polisi’ Perampas Motor Suporter PSIM di Dinoyo Ternyata Residivis Narkoba

Kapolsek Pandaan Kompol Slamet Prayitno menjelaskan, kejadian bermula saat korban berinisial AB (22), warga Desa Wedoro, berdiri di tepi jalan sebelum didatangi pelaku dengan sikap intimidatif.

"Terduga pelaku mendatangi korban dan mengaku sebagai anggota polisi. Untuk meyakinkan korban, ia menunjukkan borgol dan langsung merampas kunci sepeda motor yang masih tertancap," ujar Kompol Slamet Prayitno, Senin 19 Januari 2026.

BACA JUGA:Rampas Motor, Pria Lidah Wetan Dihajar Warga Dinoyo

Merasa curiga, korban segera meminta bantuan penjaga pengisian tangki air UD Sumber Makmur yang berada tidak jauh dari lokasi. Penjaga tersebut kemudian mengadang pelaku, meminta kunci sepeda motor, dan menanyakan identitas resmi pelaku. Situasi memanas ketika warga melakukan pengecekan identitas melalui kartu tanda penduduk milik pelaku.

"Setelah dicek, diketahui bahwa yang bersangkutan bukan anggota kepolisian. Berdasarkan KTP, terlapor berstatus sebagai mahasiswa," jelas kapolsek.

Mengetahui telah dibohongi, warga yang berada di lokasi tersulut emosi hingga pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa. Petugas Polsek Pandaan yang tiba di lokasi segera mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa borgol dan kunci sepeda motor untuk mencegah aksi main hakim sendiri.

"Saat ini terlapor masih menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami motif serta kemungkinan tindak pidana lain," tambah Slamet.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai aparat dan meminta warga segera melapor tanpa melakukan tindakan kekerasan. (kd/mh)

Sumber: