Pedri Soroti Performa Buruk Barcelona Usai Dibekuk Sevilla 4-1

Pedri Soroti Performa Buruk Barcelona Usai Dibekuk Sevilla 4-1

Barcelona takluk 1-4 di kandang Sevilla.-IG:Barcelona.-

MEMORANDUM.CO.ID-Gelandang Barcelona, Pedri, mengkritik tajam performa timnya di babak pertama usai mengalami kekalahan telak 1-4 dari Sevilla dalam laga lanjutan LaLiga yang digelar di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán pada Minggu (5/10).

Dalam pertandingan tersebut, Sevilla tampil dominan sejak awal. Alexis Sánchez membuka keunggulan lewat eksekusi penalti melawan mantan klubnya, sebelum Isaac Romero menggandakan skor hanya dalam waktu 37 menit.

Marcus Rashford sempat memperkecil ketertinggalan dengan gol voli menjelang turun minum, namun hal itu tak cukup membalikkan keadaan.

Memasuki babak kedua, Robert Lewandowski gagal memanfaatkan peluang emas dari titik penalti yang bisa saja menyamakan kedudukan.

Malah sebaliknya, Sevilla menambah dua gol lewat José Ángel Carmona dan Akor Adams di penghujung laga. Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Barça, usai sebelumnya ditaklukkan Paris Saint-Germain di kompetisi Eropa.

BACA JUGA:Asa Garuda ke Piala Dunia


Mini Kidi--

"Babak pertama sangat buruk," ungkap Pedri kepada Barça One usai laga seperti dilansir ESPN.

"Kami benar-benar tidak bermain seperti biasanya. Kami harus jujur dan mengkritik diri sendiri," katanya.

Pedri menyoroti kurangnya intensitas dan kualitas dalam penguasaan bola selama 45 menit pertama. Menurutnya, Barcelona gagal menembus tekanan tinggi dari Sevilla dan kehilangan arah dalam permainan.

"Kami tidak tahu harus berbuat apa dengan bola. Ini adalah hal yang harus segera kami benahi. Baik pelatih Hansi Flick maupun kami para pemain akan bekerja keras selama jeda internasional agar kejadian seperti ini tidak terulang," tambahnya.

Akibat kekalahan ini, Barcelona turun ke posisi dua klasemen LaLiga, di bawah Real Madrid yang berhasil menaklukkan Villarreal sehari sebelumnya. Absennya dua pemain kunci, Lamine Yamal dan Raphinha, juga turut memengaruhi performa tim.

Meski hasilnya mengecewakan, pelatih Hansi Flick tetap berusaha mengambil sisi positif dari penampilan anak asuhnya di babak kedua.

"Babak pertama memang sulit. Mereka bermain sangat agresif dan menekan kami satu lawan satu, dan kami tak menemukan solusi," ujar Flick dalam konferensi pers.

"Namun di babak kedua, kami menunjukkan reaksi yang bagus meski gagal memaksimalkannya," jelasnya.

Selain penalti yang gagal, Roony Bardghji menyia-nyiakan dua peluang emas, dan sundulan Eric García juga berhasil dimentahkan oleh kiper lawan.

Sumber: