selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Penuh Strategi di Dua Dunia: Sosok Kunci Sepakbola Nasional

Penuh Strategi di Dua Dunia: Sosok Kunci Sepakbola Nasional

Mayor Arh Dr. Djoko Purwoko, S.E., S.H., M.H., M.Han., nama yang tidak asing dalam pentas sepakbola nasional.-Istimewa.-

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID – Mayor Arh Dr. Djoko Purwoko, S.E., S.H., M.H., M.Han. nama yang tidak asing dalam pentas sepakbola nasional, kini memulai babak pengabdian baru setelah resmi menyelesaikan Pendidikan Reguler LXV Seskoad tahun 2025.

Rekam jejaknya di dunia sepakbola sangat kuat. Ia adalah mantan Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persikabo 1973 d/h PS TNI dan pernah dipercaya sebagai Staf Khusus Ketua Umum PSSI periode 2019–2023.

Ia bertugas di divisi yang berfokus pada stabilitas, pengamanan pertandingan, serta deteksi potensi konflik dan match-fixing dalam dunia sepakbola nasional.

BACA JUGA:Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Jatim Berpulang, Supel dengan Wartawan

Mayor Djoko membawa serta naluri strategis yang telah diasah di medan tugas militer maupun di ruang-ruang rapat elite sepakbola Indonesia.

Kedekatan geografis dan relasi personal yang telah terbangun selama bertahun-tahun dengan berbagai manajer dan pemilik klub membangkitkan kembali spekulasi: akankah ia bergabung ke dalam manajemen klub besar Liga 1 seperti Persebaya Surabaya atau Madura United? Ataukah justru akan memberi warna baru bagi klub-klub Liga 2 seperti Deltras Sidoarjo dan Persela Lamongan?

"Saya ini prajurit. Tetapi sepakbola sudah menjadi bagian dari jalan hidup saya. Bila suatu saat dibutuhkan untuk membina, menertibkan, dan memperkuat manajemen klub, saya siap mendukung demi kebaikan sepakbola nasional," tuturnya.

BACA JUGA:Beri Penguatan Tusi Intelijen, Dirintelkim Ajak Jajaran Hadapi Tantangan yang Semakin Kompleks

Kehadirannya disebut sebagai “kartu truf” bagi persepakbolaan nasional. Kombinasi wawasan dan pengalaman organisasi yang mendalam menjadikan Mayor Djoko sebagai aset penting, baik di jalur pertahanan negara maupun pembinaan olahraga profesional.

Beberapa tokoh PSSI regional bahkan menyambut sinyal positif ini, berharap ada kontribusi nyata dari sang Mayor dalam penataan ulang sistem kompetisi, penguatan manajemen, serta revitalisasi hubungan klub dengan aparat keamanan demi menciptakan iklim pertandingan yang sehat dan bermartabat.

Bahkan internal suporter beberapa klub mulai membicarakan peluang kembalinya Mayor Djoko ke jalur manajemen klub, sembari tetap mengemban tugas militer.

BACA JUGA:Ditjen Imigrasi dan Jamintel Perkuat Kerja Sama Intelijen untuk Penegakan Hukum

Langkah ini menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak mengenal batas sektor. Sosok Mayor Djoko adalah contoh nyata bagaimana seorang perwira bisa memainkan peran penting di berbagai lini, dari stadion hingga ruang kendali informasi pertahanan negara.

Sebagai seorang prajurit, ia dituntut akurasi, loyalitas, dan naluri kepemimpinan tinggi. Namun dalam diam, dunia sepakbola tampaknya belum akan jauh dari sosok yang telah mengawal berbagai pertandingan nasional ini.

Sumber: