new idulfitri

Produksi Susu Sapi Boyolali Naik Empat Kali Lipat, Suplai Capai 2.000 Liter Per Hari

Produksi Susu Sapi Boyolali Naik Empat Kali Lipat, Suplai Capai 2.000 Liter Per Hari

Produksi susu sapi lokal Boyolali meningkat signifikan sejak program MBG.--

BOYOLALI, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Produksi susu sapi segar PT Susu Boyolali Andalan meningkat hingga empat kali lipat sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan, dengan kapasitas mencapai 2.000 liter per hari, Sabtu 11 April 2026.

Pemilik PT Susu Boyolali Andalan, Dea, mengatakan sebelum adanya program MBG kapasitas produksi hanya sekitar 500 liter per hari.

BACA JUGA:Survei 65,4 Persen Masyarakat Dukung Program MBG

“Kemarin sebelum ada program MBG kapasitas produksi kami sekitar 500 liter per hari. Saat ini sudah naik sekitar 3–4 kali lipat menjadi 1.500–2.000 liter per hari,” katanya.

Sejak berdiri pada 2026, Susu Boyolali Andalan menyuplai susu pasteurisasi ke berbagai instansi seperti TNI, Polri, serta sekolah berbasis asrama.


Mini Kidi Wipes.--

Selain itu, sejak awal Januari 2025, perusahaan tersebut juga mulai menyuplai susu ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jawa Tengah.

“Sampai hari ini kami masih menjadi salah satu supplier penyetok produk susu segar,” ujarnya.

Menurutnya, potensi produksi susu sapi segar dari peternak lokal di Boyolali mencapai 100.000 liter per hari.

Namun, tingkat serapan untuk dapur MBG di Boyolali saat ini baru sekitar 20.000 liter per hari.

BACA JUGA:Di Balik Dapur MBG: Perjuangan Agus Menghidupi Keluarga dan Melunasi Utang di Ngawi

“Penyerapan seluruh dapur MBG hanya membutuhkan sekitar 20.000 liter. Potensi susu di Boyolali sangat mencukupi untuk kebutuhan dalam maupun luar daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan jika dapur MBG memprioritaskan penggunaan susu lokal, maka potensi kekurangan stok dapat diminimalkan.

“Apabila dapur-dapur fokus menggunakan susu lokal, termasuk susu pasteurisasi, maka kelangkaan yang dialami akan berkurang,” tambahnya.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Dea juga mengapresiasi program MBG dan berharap pelaku usaha lokal terus dilibatkan.

“Harapan kami program ini terus berjalan dan melibatkan UMKM lokal agar manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat,” pungkasnya. (–)

Sumber: