Kisah Petani Sayur di Lereng Merapi: Penghasilan Melonjak Berkat Program MBG
Yusron Soleh (30), petani muda asal Dusun Pasah, Desa Senden. --
Peningkatan tersebut bukan hanya dirasakan pada volume penjualan, tetapi juga pada stabilitas pendapatan.
BACA JUGA:Kebijakan WFH Sejalan Imbauan IEA, Pengamat Sebut Respons Isu Global
Yusron mengaku, hasil yang ia dapatkan kini lebih mampu memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya.
“Sekarang ada peningkatan. Bisa untuk mencukupi keluarga, dan nabung sedikit-sedikit,” ujarnya.
Sebagai ayah dari satu anak, Yusron melihat perubahan ini sebagai harapan baru bagi masa depan keluarganya. Ia pun berharap program tersebut tidak berhenti di tengah jalan. “Harapannya ke depan bisa berlanjut terus,” kata Yusron.
BACA JUGA:Pemerintah Bentuk Tim Hitung Dampak Kerusakan Gempa Sulut dan Malut
Raut wajahnya tampak sumringah saat menceritakan perubahan yang ia alami. Baginya, perhatian terhadap sektor pertanian adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan petani desa.
Di akhir perbincangan, Yusron menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih Pak Prabowo. Semoga program ini terus berlanjut dan membawa manfaat lebih luas,” tuturnya.
BACA JUGA:Respons Cepat TNI Tangani Dampak Gempa M 7,6 Sulawesi Utara
Kisah Yusron menjadi gambaran kecil bagaimana kebijakan dapat langsung menyentuh kehidupan petani.
Dari ladang sederhana di Selo, harapan itu kini mulai tumbuh bersama setiap panen yang semakin menjanjikan.
Sumber:







