Hari Raya Idulfitri 1447 H

Pengawasan MBG Kini Makin Ketat dengan Komponen Kejagung

Pengawasan MBG Kini Makin Ketat dengan Komponen Kejagung

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana dalam konferensi pers di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta. -(foto: Badan Komunikasi Pemerintah RI)-

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperketat pengawasan penggunaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

BACA JUGA:Pesan Prabowo: Tanah BUMN Adalah Tanah Rakyat, Tak Boleh Dijual

Kepala BGN Dadan Hindayana menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kantor Kejagung, Jakarta, Selasa 17 Maret 2026 untuk membahas penguatan kerja sama tersebut.


Mini Kidi Wipes.--

Usai pertemuan dengan Jaksa Agung, Dadan menjelaskan bahwa 93 persen anggaran BGN untuk pelaksanaan MBG disalurkan langsung ke 25.570 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:Belum Kebagian MBG, Siswa SD di NTB Lantang Tagih Prabowo

Penggunaan anggaran tersebut membutuhkan pengawasan ketat agar benar-benar dioptimalkan untuk pemenuhan gizi anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita hingga lansia.

BACA JUGA:Program Perumahan Rakyat untuk Kesehatan Masyarakat: Tekan Kasus TBC dan Stunting

"Hari ini saya diterima oleh Jaksa Agung, Pak Burhanuddin, untuk dua hal. Yang pertama, kami ingin meningkatkan komponen pengawasan terutama untuk penyelenggaraan MBG di daerah-daerah," kata Dadan dalam konferensi pers di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa 17 Maret 2026. 

BACA JUGA:Hadirkan Hunian Layak untuk Masyarakat, 5.484 Rusun Nempel Stasiun Dibangun di 4 Kota

BGN sendiri telah memiliki Deputi Pemantauan dan Pengawasan untuk mengawasi penyelenggaraan program MBG. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga telah dilibatkan untuk mengaudit seluruh penggunaan anggaran. Masyarakat pun dapat ikut mengawasi seluruh proses di SPPG. 

BACA JUGA:Prabowo Ingin Program Perumahan Dipercepat untuk Atasi Ketidakadilan Sosial

Pengawasan kini semakin diperkuat dengan pelibatan Kejagung. Kejagung melalui Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) memiliki jaringan sampai ke desa-desa. 

BACA JUGA:Usai Terkena PHK, Mantan Pekerja Pabrik Tekstil Ini Temukan Harapan Baru di Dapur MBG

Sumber: