Mahasiswa Magang UMM Berpartisipasi dalam Project MEKAR dan Project AMARA Yayasan Plan International
Kegiatan Parenting BKB HI Project MEKAR.--
Oleh:
Channisa Amalia Zahra, Aziza Tri Elvira, Adhwa Nabiila, Elsa, Muhammad Faiz Syahputra, Rosalinda Anissa Cahyani
(Mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial, FISIP, UMM. Kelompok 3)
MAHASISWA Program Studi Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang melaksanakan magang di Yayasan Plan International Indonesia turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan melalui Project MEKAR dan Project AMARA. Keterlibatan mahasiswa dalam kedua proyek tersebut menjadi sarana pembelajaran sekaligus penguatan pengalaman praktik di bidang pemberdayaan masyarakat.
Dalam Project MEKAR (Mari Bersama Tingkatkan Edukasi Anak & Parenting). Program ini dilaksanakan di 11 RW yang berada di Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara. Sasaran program meliputi anak usia 0–6 tahun, orang tua, dan kader masyarakat.
Program ini dirancang berlangsung selama dua tahun sehingga dampak yang diberikan dapat lebih berkelanjutan. Mahasiswa berkesempatan terlibat dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat.
Berbagai kegiatan yang diikuti mahasiswa juga berpartisipasi dalam pelaksanaan kelas parenting BKB HI (Bina Keluarga Balita Holistik Integratif). Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh, kesehatan, gizi, serta stimulasi tumbuh kembang anak agar dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara optimal.
Sementara itu, melalui Project AMARA (Aksi Masyarakat dan Remaja untuk Antisipasi Kanker Serviks dan Payudara), Program AMARA dilaksanakan selama tiga tahun di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur dengan melibatkan remaja, perempuan dewasa, orang tua, tenaga kesehatan, serta fasilitas kesehatan.
Mahasiswa turut mendukung pelaksanaan program yang berfokus pada kanker serviks dan kanker payudara. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah skrining IVA Test (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) sebagai upaya deteksi dini kanker serviks.
Sebelum pemeriksaan, peserta diberikan edukasi mengenai persyaratan IVA Test, yaitu sudah aktif secara seksual, tidak melakukan hubungan seksual selama tiga hari sebelum pemeriksaan, dan tidak sedang mengalami menstruasi, sehingga hasil pemeriksaan dapat lebih akurat.
Selama menjalani magang, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam mengelola program sosial berbasis komunitas, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kerjasama tim, serta fasilitasi masyarakat.
Keterlibatan dalam Project MEKAR dan Project AMARA memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi program pemberdayaan dan perlindungan masyarakat khususnya pada isu perlindungan hak anak dan perempuan secara langsung di lapangan.
Sumber:






