Warga Bantaran Kota Malang Tewas Tersambar Kereta Api Malabar
Relawan saat mengevakuasi korban Setyo Utomo yang tewas tersambar Kereta Api Malabar di KM 57,3 Malang.--
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kereta Api Malabar 69 jurusan MALANG-Bandung menyerempet Setyo Utomo (15), warga Bantaran IV/5 Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota MALANG, pada Rabu 26 Agustus 2026 sekitar pukul 05.40 WIB di KM 57,3 Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko Rusbiyanto mengatakan, saat kejadian diduga korban berjalan atau berada di tepi rel KA dan tidak berusaha menepi saat ada kereta lewat hingga akhirnya terjadi temperan, dengan dugaan korban memiliki penyakit kejiwaan karena sering jalan-jalan tidak pulang.
"Ada dugaan korban mempunyai penyakit kejiwaan, karena sering jalan-jalan tidak pulang," ujar Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko Rusbiyanto.
BACA JUGA:Warga Cempokomulyo Kepanjen Tewas Disambar Kereta Api
Kapolsek juga mengungkapkan, terkait kelakuan korban keluarga sampai kebingungan mencari korban untuk diajak pulang kembali ke rumah, dan korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian kemudian dievakuasi oleh relawan untuk dibawa ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen.

Mini kidi--
"Korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian, langsung dievakuasi oleh relawan untuk dibawa ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen," kata Sunarko.
BACA JUGA:Tragedi Tukang Bentor Tewas Tertabrak Kereta Api Doho, Polisi Olah TKP
Sunarko menuturkan, pihaknya mengetahui adanya kejadian laka kereta berdasarkan info dari petugas JPL 90 Stasiun Pakisaji yang didapat dari Pusat Pengendali yang berlokasi di Surabaya, dan begitu mendapatkan informasi tersebut petugas kepolisian beserta PMI mendatangi lokasi kejadian dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di areal persawahan pinggir perlintasan kereta dengan kondisi luka kepala remuk dan engsel tangan lepas.

Gempur Rokok Illegal--
"Korban langsung dievakuasi oleh relawan dan langsung dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk dilakukan visum," tegas AKP Sunarko.(kid)
Sumber:








