Sikapi Cuaca Ekstrem, Polsek Arosbaya Tingkatkan Giat DDS Edukasi Warga Pedesaan
Kapolsek Arosbaya Iptu Sys Eko saat nyambangi komunitas pemuda desa , santri di lingkup Ponpes, serta urun rembuk dengan tokoh masyarakat.--
BANGKALAN, MEMORANDUM.CO.ID - Menyikapi cuaca ekstrem yang mulai menggejala di wilayah hukum Polres Bangkalan, Kapolsek Arosbaya, Iptu Sys Ratna Eko Purnomo, segera tanggap. Dalam beberapa hari terakhir ini, kegiatan sambang desa secara door to door system (DDS) ke beberapa desa rawan bencana, semakin ditingkatkan.
“ Tujuannya untuk mengingatkan sekaligus mengedukasi warga agar meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem yang mulai mengejala,” kata Iptu Sys Eko, sapaan akrab Kapolsek, Selasa, 7 Oktober 2025.
BACA JUGA:Diteriaki Maling, Polsek Arosbaya Amankan Pria Terduga Tipu Gelap Honda Scoopy

Mini Kidi--
Terlebih, setiap kali puncak musim hujan, beberapa desa di kecamatan Arosbaya, dikenal sebagai kawasan rentan bencana banjir bandang. Juga rentan musibah longsoran bukit di beberapa areal penambangan bukit kapur.
Iptu Sys Eko bersama beberapa anggota Polsek, rutin blusukan nyambangi Desa Arosbaya, Tengket, Plakaran dan Desa Lajing. Empat desa ini, setiap tahun kaprah menjadi langganan banjir bandang akibat luapan sungai besar yang membentang di Desa Arosbaya.
Dalam kegiatan kali ini, Kapolsek dan anggota tidak hanya nyambangi tokoh masyarakat. Tetapi komunitas warga dan kawula muda yang tengah asyik ngerumpi di gardu, pematang sawah, serta tempat kongkow lainnya juga jadi target sasaran.
“ Kepada warga, Polsek mengingatkan agar meningkatkan kawaspadaan. Jika sewaktu-waktu terjadi banjir bandang, segera cepat melapor ke Polsek, Koramil atau ke kantor kecamatan, agar secepatnya bisa melakukan antisipasi secara dini,” jelas Iptu Sys Eko,” jelas Iptu Sys Eko.
BACA JUGA:Stop Bullying di Sekolah, Polsek Arosbaya Gelar Sosialisasi di Hadapan Siswa SMP Al-Muhtajin
Giat DDS sambang desa serupa, juga dikosentrasikan ke beberapa desa rawan bencana longsor akibat ambrol-nya areal penambangan bukit kapur. Diantaranya ke Desa Buduran dan Desa Berbeluk. Dua desa ini kesohor sebagai basis areal penambangan di atas ketinggian bukit kapur.
Kewaspadaan terhadap kemunnan terjadinya musibah tanah longsor ini diingatkan. Sebab beberapa tahun tahun lalu, musibah longsor terjadi di areal tambang bukit kapur di di Dusun Plebunan, Desa Barbeluk. Itu terjadi saat musim hujan.
“ Satu penambang meninggal dalam musibah ini,” kenang Iptu Sys Eko.
Itu sebabnya, Kapolsek wanti-wanti agar warga, terutama penambang, agar tidak beraktifitas di sekitar kawasan bukit kapur saat hujan lebat turun. Terlebih jika disertai tiupan angin kencang.
BACA JUGA:Jelang Hari Jadi Ke-492, Polsek Arosbaya Kawal Ziarah Makam Leluhur Raja Bangkalan
Sumber:

