selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Satu Tahun Memimpin Jatim, Khofifah-Emil Pilih Refleksi dan Berbagi

Satu Tahun Memimpin Jatim, Khofifah-Emil Pilih Refleksi dan Berbagi

Khofifah-Emil berbagi dengan anak yatim dan pengemudi ojek online (ojol) saat peringatan satu tahun kepimpinannya. --

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Genap setahun memimpin Jawa Timur, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode 2025–2030, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, menandai momentum tersebut dengan cara sederhana namun sarat makna diantaranya dengan berbagi bersama anak yatim dan pengemudi ojek online (ojol).

Tepat 20 Februari 2026, satu tahun setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Khofifah-Emil memilih merayakan perjalanan kepemimpinan mereka dengan menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 60 anak yatim serta paket sembako untuk 40 pengemudi ojol, termasuk ojol perempuan dan penyandang disabilitas.

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 7,7 Miliar untuk Warga Pasuruan


Mini Kidi Wipes.--

Bagi Khofifah, satu tahun bukan sekadar hitungan waktu, melainkan refleksi kerja nyata. Ia menegaskan, sejak awal dirinya tak terlalu terpaku pada seremoni peringatan masa jabatan. Fokus utama adalah memastikan manfaat pembangunan dirasakan langsung masyarakat.

BACA JUGA:Sambut Ramadan 1447 H, Gubernur Khofifah Salurkan Ribuan Paket Sembako


Gempur Rokok Illegal--

Memasuki tahun kedua, penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas. Khofifah menekankan perbaikan pendidikan, layanan kesehatan, infrastruktur, hingga percepatan penurunan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi inklusif harus berjalan beriringan.

"Dan tentu harapan kita kualitas SDM, pendidikan, kesehatan, infrastruktur semakin membaik. Kemiskinan kita semakin menurun, pertumbuhan ekonomi semakin membaik," ujar Khofifah, Sabtu, 21 Februari 2026.

BACA JUGA:Hari Radio Sedunia 2026, Khofifah Ajak Radio Manfaatkan AI Tanpa Tinggalkan Etika

Khofifah juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia mengapresiasi sinergi dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat yang dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan mendorong kemajuan Jawa Timur.

"Sinergi dari seluruh institusi baik di level lokal, regional, nasional maupun global akan terus dimaksimalkan. Agar apa yang kita harapkan yaitu kemajuan, kemakmuran dan kedamaian di Jawa Timur bisa kita wujudkan bersama," pungkasnya.

BACA JUGA:Pemprov Jatim Bantah Isu Khofifah Terima Fee 30 Persen Dana Pokir

Sementara itu, Emil Elestianto Dardak menilai satu tahun terakhir diwarnai dinamika kebijakan nasional dan global yang cukup kompleks. Namun, menurutnya, Jawa Timur mampu merespons secara adaptif.

Sumber: