iklan muktamar
iklan HUT R!

Warga Bawean Usung Isu Akses Laut di Gresik Merdeka Carnival 2026, Desak Kapal Lebih Besar

Warga Bawean Usung Isu Akses Laut di Gresik Merdeka Carnival 2026, Desak Kapal Lebih Besar

Mobil hias Pemuda Bawean Gresik (PBG) memeriahkan Gresik Merdeka Carnival 2026 dengan mengangkat isu akses transportasi laut Bawean.--

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemuda Bawean GRESIK (PBG) memanfaatkan GRESIK Merdeka Carnival 2026 untuk menyuarakan persoalan akses transportasi laut yang kerap lumpuh saat cuaca buruk, Sabtu 29 Agustus 2026.

Perayaan Gresik Merdeka Carnival 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung meriah. Sebanyak 71 barisan dari 46 unsur instansi dan masyarakat mengikuti pawai mobil hias.

BACA JUGA:Bersenggolan dengan Kapal Tanker di Bawean Gresik, Kapal Express Bahari Rusak

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang kreativitas peserta, tetapi juga dimanfaatkan sebagai wadah aspirasi. Seperti yang dilakukan organisasi Pemuda Bawean Gresik (PBG) melalui mobil hias bertema biru laut sambil menyanyikan lagu-lagu Bawean.


Mini kidi--

Mobil tersebut tampak kontras dari puluhan lainnya yang dihias warna-warni. PBG mengangkat tema persoalan yang kerap dialami masyarakat Bawean saat cuaca buruk atau gelombang tinggi. Tak jarang, akses transportasi laut berjarak 81 mil itu lumpuh.

Dampaknya langsung dirasakan masyarakat setempat karena harga barang-barang kebutuhan pokok dipastikan meroket. Mulai dari gas elpiji melon, telur ayam, hingga operasional rumah sakit.

BACA JUGA:Tak Kebagian Tiket Arus Balik, Puluhan Calon Penumpang Kapal di Bawean Tunda Keberangkatan

Ketua PBG Ramli Salim mengatakan, pihaknya memang sengaja mengangkat tema terkait persoalan transportasi laut Bawean yang menjadi akses utama masyarakat.

"Hampir dua dekade masalah ini muncul, dan tidak ada solusi jangka panjang. Sehingga saat cuaca buruk, tidak ada kapal beroperasi. Sudah waktunya kapal yang lebih besar melayani penyeberangan Pulau Bawean," ujarnya, Minggu 30 Agustus 2026.

Menurutnya, masyarakat menggalang dana secara swadaya untuk pembuatan dekorasi karnaval. Mobil bak dihiasi warna biru dengan visual laut dan gelombang. PBG juga disebut mendapat dukungan materi dari Camat Sangkapura dan Camat Tambak.


Gempur Rokok Illegal--

"Ada juga beberapa donatur dari anggota dan pengurus PBG dan Persatuan Saudagar Bawean (PSB)," jelasnya.

Pihaknya berharap, melalui aspirasi yang disampaikan dalam gelaran karnaval itu, keinginan warga Bawean untuk mendapat akses penyeberangan laut yang lebih baik dapat segera terwujud.

Sumber:

Berita Terkait