Belum Kantongi PBG, Polisi Usut Insiden Bocah Tewas di Kolam Renang Wisata Jati Sewu Gresik
Wisata Jati Sewu di Kecamatan Menganti, Gresik.--
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Wisata Jati Sewu di Kecamatan Menganti, GRESIK, masih menjadi sorotan masyarakat usai insiden tewasnya bocah 6 tahun akibat tenggelam di kolam renang. Diketahui, objek wisata yang baru beroperasi pada 2023 lalu itu belum memiliki dokumen persetujuan bangunan gedung (PBG).
Hal tersebut disampaikan oleh Reza Palevi, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik. Ia menyebut, wisata tersebut baru mengantongi nomor induk berusaha (NIB).
BACA JUGA:Pabrik Ayam di Banjardowo Disetop, Belum Kantongi Izin PBG Meski Sudah Punya NIB

Mini Kidi Wipes.--
“Sejauh ini belum ada PBG untuk wisata tersebut. Baru ada NIB. Dan untuk PBG belum ada proses ke kita,” ujarnya kepada awak media, Kamis 21 Mei 2026.
Diketahui, tempat wisata yang berada di lahan seluas 3.000 meter persegi itu memiliki sejumlah wahana. Termasuk kolam renang, waterboom, hingga permainan outdoor seperti rel kereta danau, flying fox, ATV dan sepeda air.
BACA JUGA:PBG Toko Modern Mr DIY Bermasalah, DPMPTSP Jombang Temukan Dugaan Manipulasi OSS
Namun, belum diketahui seperti apa standar risiko keamanan dan keselamatan yang telah dimiliki oleh Wisata Jati Sewu. Pengelola pun hingga saat ini belum memberi pernyataan terkait hak tersebut.
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, bahwa pihaknya memanggil pengelola wisata yang berada di Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan tersebut untuk menjalani pemeriksaan.
“Kita masih panggil pihak manajemen untuk pemeriksaan," kata AKBP Ramadhan.
BACA JUGA:Pastikan Keselamatan Bangunan Gedung, Dinas PUPR Berencana Data PBG dan SLF
Pemanggilan pihak pengelola itu, lanjutnya, dilakukan untuk mengetahui terkait standar keselamatan yang ada di kolam renang saat terjadi kondisi darurat. Selain itu, tiga orang telah diperiksa terkait insiden tersebut.

Gempur Rokok Illegal--
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan," tuturnya.
Sumber:








