Sindikat SK Palsu Terbongkar, Oknum ASN Aktif dan Pecatan PNS Gresik Diduga Tipu Belasan Warga Ratusan Juta
Apel pagi pegawai di halaman Kantor Pemkab Gresik.--
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pelaku penipuan rekrutmen ASN dengan SK palsu yang menimpa belasan warga Gresik perlahan terkuak. Ada dugaan, aktor di balik penipuan itu adalah seorang oknum pegawai ASN aktif serta seorang pecatan ASN di lingkungan Pemkab Gresik.
Sekdakab Gresik, Achmad Washil tak membantah kabar tersebut. Dirinya mengaku telah menerima informasi yang sama dari hasil penelusuran BKPSDM dan Inspektorat Pemkab Gresik.
BACA JUGA:Pemkab Gresik Dampingi Korban Penipuan SK ASN, Uang Disetor hingga Rp 150 Juta

Mini Kidi Wipes.--
“Informasinya ada 1 ASN aktif yang terlibat dan juga ASN yang non aktif," kata Washil, Jumat 10 April 2026.
Dirinya mengungkap, bahwa ASN non-aktif yang terlibat itu dipecat lantaran melakukan tindakan serupa saat masih bertugas. Saat itu, ia disebut pernah memasukkan tenaga harian lepas (THL) di luar prosedur.
BACA JUGA:Usut Tuntas Sindikat SK ASN Palsu, Kapolres Gresik Minta Korban Segera Melapor
“Dulu juga pernah memasukkan THL non prosedural dan terkena teguran sampai dipecat,” ujarnya.
Modus pelaku dalam pemalsuan SK disebut memanfaatkan lowongan PPPK yang tidak dimasuki. Pelaku kemudian menawarkan posisi tersebut ke beberapa korban tanpa tes dengan tebusan uang antara Rp50 juta hingga Rp150 juta.
"Info dari BKPSDM nominal yang diminta sekitar segitu. Ini termasuk pelanggaran berat. Kemungkinan besar (ASN aktif yang terlibat) dipecat,” tegasnya.
Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo menyebut pihaknya telah mengundang seluruh korban untuk diberikan pendampingan, pada Kamis 9 April 2026. Pemkab juga memfasilitasi pelaporan kepada aparat penegak hukum.
“Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan akan mengawal proses ini hingga ke ranah hukum guna memberikan perlindungan kepada masyarakat,” kata Endro.
Sejauh ini, terdapat 14 warga yang melapor telah mengalami penipuan serupa. Jumlah korban tersebut pun diprediksi masih dapat bertambah.
Sumber:







