Banjir Kembali Terjang Gresik Selatan, Siswa SDN 3 Krikilan Driyorejo Daring
Kondisi banjir menggenangi Jalan Raya Kecamatan Driyorejo.--
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Banjir akibat luapan Sungai Avour kembali menerjang wilayah Gresik Selatan hingga merendam puluhan rumah dan sekolah di Kecamatan Driyorejo dan Wringinanom, Rabu 11 Februari 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Gresik Sukardi mengatakan genangan juga terjadi di SDN 3 Krikilan dan SMP PGRI Driyorejo dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter.

Mini Kidi--
“Disebabkan hujan dengan curah tinggi sehingga berdampak pada saluran drainase aliran Sungai Avour meluap ke jalan dan permukiman,” ujarnya, Kamis, 12 Februari 2026.
Berdasarkan pantauan terbaru, tinggi muka air telah mengalami penurunan signifikan. Namun jalan poros desa di beberapa wilayah masih tergenang dengan ketinggian mencapai 15 sentimeter.
BACA JUGA:Rawan Diterjang Banjir Kali Lamong, PWI Gresik Tanam Pohon di Tanggul Desa Jono
“Di Desa Lebaniwaras terdapat juga tanggul yang jebol dengan panjang kurang lebih 5 meter dan lebar 2 meter,” ungkapnya.
BPBD Gresik masih menyiagakan petugas untuk memantau perkembangan di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan terdampak.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma menyebut banjir membuat siswa SDN 3 Krikilan menjalani pembelajaran secara daring mulai Kamis.
BACA JUGA:Atasi Banjir, DPRD Gresik Monitoring Pembongkaran Rumah yang Sempitkan Drainase
“Anak-anak belajar secara daring sampai situasi kembali kondusif,” ujarnya.
Meski air telah surut signifikan, pihaknya belum memastikan sampai kapan pembelajaran daring berlangsung karena kondisi lantai sekolah masih berlumpur dan berpotensi membahayakan siswa.
BACA JUGA:Donasi Siswa SD Muhammadiyah 1 Menganti Gresik Ringankan Korban Banjir
“Karena harus dibersihkan dulu lantainya. Biasanya licin karena lumpur. Ini tentu bisa membahayakan anak-anak,” tandasnya. (rez)
Sumber:




