Cara Resmi Beralih Ke Listrik Subsidi Lewat PLN Mobile Agar Pengeluaran Lebih Hemat
Peralihan ke subsidi listrik kini semakin mudah cukup pastikan NIK terdaftar di DTKS dan ajukan perubahan daya melalui PLN Mobile untuk tagihan yang lebih hemat.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Perpindahan dari listrik nonsubsidi ke subsidi pada 2026 hanya dapat dilakukan oleh masyarakat yang memenuhi kriteria dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS.
Langkah pertama yang paling krusial adalah memastikan Nomor Induk Kependudukan atau NIK telah masuk dalam sistem Kementerian Sosial agar pengajuan dapat diproses.
Masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara offline di kantor kelurahan setempat atau secara online melalui aplikasi Cek Bansos untuk verifikasi data kependudukan.

Mini Kidi Wipes.--
Setelah NIK terdaftar, pelanggan dapat mengecek status kelayakan mereka melalui fitur layanan pelanggan yang tersedia di aplikasi digital PLN Mobile.
Jika status dinyatakan memenuhi syarat, pengguna dapat langsung mengajukan permohonan melalui menu perubahan daya untuk memilih kategori 450 VA atau 900 VA subsidi.
Pihak PLN kemudian akan melakukan verifikasi data digital dan dalam beberapa kasus petugas akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kesesuaian.
Pemerintah terus menekankan kebijakan subsidi tepat sasaran sehingga hanya rumah tangga miskin, rentan miskin, serta pelaku UMKM tertentu yang berhak menerima bantuan.
Seluruh layanan kelistrikan kini diarahkan pada sistem mandiri guna menghindari praktik perantara atau pungutan liar yang dapat merugikan para pelanggan.
Perbedaan utama antara listrik subsidi dan nonsubsidi terletak pada tarif serta kode pelanggan, di mana kategori subsidi umumnya menggunakan kode R1 pada meteran.
BACA JUGA:Bahaya Konsumsi Saus Berlebihan Bisa Picu Hipertensi Dan Gangguan Jantung
Sementara itu, kategori nonsubsidi diperuntukkan bagi masyarakat mampu dengan kode R1M yang tarifnya mengikuti harga keekonomian tanpa bantuan pemerintah.

Gempur Rokok Ilegal -----
Pelanggan nonsubsidi biasanya memiliki daya listrik lebih besar, sedangkan pelanggan subsidi memiliki daya terbatas sehingga perlu lebih bijak dalam penggunaan energi sehari-hari.
Memastikan keakuratan data DTKS sejak awal menjadi kunci utama agar proses pelestarian tarif subsidi listrik dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis.
Sumber:







