WFH Kembali Menyapa
Muhammad Ridho 1--
Ini adalah tentang produktivitas yang berpindah tempat, bukan libur yang dipercepat.
Rabu sengaja dipilih sebagai titik tumpu, sebuah jeda cerdas di jantung minggu agar kita tidak terjebak dalam godaan long weekend yang tidak produktif.
BACA JUGA:Mencharging Iman
BACA JUGA:Ramadan dan Tawuran
BACA JUGA:Lilitan Kain di Malam Ramadan
Jika biasanya hari Jumat seringkali menjadi celah untuk melarikan diri lebih awal ke akhir pekan, Rabu hadir untuk mematahkan kebiasaan itu.
Ia adalah hari untuk berkonsentrasi, menghemat literan bahan bakar yang kian mahal, dan menekan biaya transportasi yang menghimpit dompet, sembari memastikan tugas negara tetap tuntas di ujung jari.
Sumber:







