Gagal Tayang
Muhammad Ridho--
Energi dan pelajaran berharga dari perjalanan Kualifikasi Piala Dunia 2026 harus dijadikan fondasi kuat untuk kembali membangun tim yang lebih matang, solid, dan bermental juara.
Kegagalan ini harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi.
Bukan hanya menyalahkan taktik atau individu, tetapi membenahi dan membangun visi jangka panjang yang konsisten.
BACA JUGA:Zakat ASN, Energi Perubahan Kota Surabaya
Mimpi menuju Piala Dunia memang tertunda, namun semangat untuk mencapainya tidak boleh padam. Target berikutnya, Piala Dunia 2030.
Mimpi untuk melihat Merah Putih di Piala Dunia memang harus tertunda.
Namun, fanatisme dan ekspektasi suporter yang tidak pernah padam adalah janji bahwa perjuangan untuk tayang di layar kaca dunia akan kembali dimulai, dengan energi yang lebih besar dan ambisi yang lebih matang.
Sumber:

