Surabaya, Memorandum.co.id - Menindaklanjuti ditemukannya penderita virus corona atau Covid-19 di Indonesia, PT KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan Kereta Kesehatan atau Rail Clinic di lintas Mojokerto-Surabaya-Bojonegoro. Kegiatan ini bagian dari program road show Rail Clinic di Lintas Selatan dan Lintas Utara. Guna memberikan kesan friendly sekaligus menjunjung nilai kearifan lokal, pada sosialisasi KA Kesehatan kali ini, para petugas menggunakan blangkon Jawa Timur dan udeng Madura. Hal ini dimaksudkan agar materi dan visi sosialisasi bisa lebih diterima warga Jatim. Selain itu juga pembagian masker dan bunga sebagai simbol dukungan doa agar masyarakat tetap memelihara kedamaian dan tidak panik dalam menghadapi penyakit virus corona. “Dijalankannya rail clinic dan kereta inspeksi mengelilingi Pulau Jawa adalah upaya KAI agar tidak terjadi penyebaran virus corona di area stasiun dan kereta api,” ujar Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro, Selasa (10/3/2020). Edi menjelaskan, di Stasiun-Stasiun KA tersebut, KAI melakukan pelayanan pada masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan, pembagian masker, pembagian pamflet, dan penyuluhan kesehatan tentang virus corona, cuci tangan, pemakaian masker, dan etika batuk dan bersin. Edi mengatakan, dalam hal kebersihan sarana kereta, KAI melakukan pencucian interior dan eksterior kereta secara rutin setiap sebelum perjalanan dengan menggunakan bahan kimia untuk sterilisasi. KAI juga menyiagakan petugas kebersihan, baik di stasiun maupun selama perjalanan. Bantal yang disediakan di kereta selalu dalam kondisi baru tercuci bersih setiap pergantian penumpang. “Hand sanitizer juga mulai kami sediakan di stasiun, kereta makan, pos kesehatan, kantor, dan titik-titik lainnya,” lanjutnya. Edi menambahkan, demi efektivitas pencegahan, KAI juga mengajak para pengguna KA untuk menjaga kesehatan diri dan memakai masker jika sedang sakit. “Upaya-upaya preventif penyebaran virus corona terus kami lakukan, baik di atas kereta maupun di stasiun. Kami mengajak pengguna KA untuk sama-sama proaktif mencegah penyebaran virus corona,” paparnya. Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan, untuk wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya juga telah disediakan 4 pos kesehatan dengan 43 tenaga kesehatan (3 dokter umum dan 40 tenaga paramedis) yang siap siaga 24 jam melayani para penumpang KA. Posko-posko kesehatan ini berada di stasiun pemberangkatan awal seperti Stasiun Surabaya Kota, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang. Selain itu, lanjutnya, unit kesehatan KAI Daop 8 Surabaya telah bekerja sama dengan 22 rumah sakit yang letaknya berdekatan dengan stasiun di wilayah KAI Daop 8. “Diharapkan dengan berbagai langkah preventif dan antisipatif KAI Daop 8 Surabaya dalam penanganan kesehatan para penumpangnya bisa memberikan pelayanan prima dan ketenangan dalam mengunakan jasa transportasi kereta api,” pungkas dia.(*)
Cegah Corona, KAI Operasionalkan Rail Clinic
Selasa 10-03-2020,10:40 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,10:14 WIB
Pemkab Madiun Alokasikan Rp 5 Miliar untuk Bebaskan Lahan Pembangunan Delta di Caruban
Kamis 08-10-2026,12:35 WIB
21 Pejabat Eselon II Tulungagung Dirombak, Ahmad Baharudin Minta Langsung Gas Kerja
Kamis 08-10-2026,13:13 WIB
Kepala OPD Mangkir, RDP LP2B Bubar, Komisi B DPRD Jombang Wacanakan Pansus Tata Ruang
Kamis 08-10-2026,21:27 WIB
Pemkot Surabaya Tertibkan Lahan Kedung Cowek, Tegaskan Status Aset Daerah
Kamis 08-10-2026,10:23 WIB
Baru Berjalan Dua Bulan, Tujuh Siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun Keluar
Terkini
Jumat 09-10-2026,10:05 WIB
Bhabinkamtibmas Polsek Pasrujambe Cek Perkembangan Tanaman Jagung Warga
Jumat 09-10-2026,09:53 WIB
Polres Tanjung Perak Tanamkan Disiplin dan Tertib Lalu Lintas kepada Siswa SD
Jumat 09-10-2026,09:31 WIB
Serap Aspirasi Warga Genteng, Budi Leksono Kawal Persoalan Desil hingga Perawatan Pohon
Jumat 09-10-2026,09:15 WIB
Cegah Perundungan di Sekolah, Polsek Arosbaya Beri Edukasi Bahaya Bullying pada Siswa SMP Al-Muhtajin
Jumat 09-10-2026,08:56 WIB