Malang, Memorandum.co.id - Perwakilan masyarakat petani dari dua kecamatan, Tumpang dan Pakis, Kabupaten Malang yang bergabung dalam GHiPPA (Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air) Tirtosonggo wadul DPRD Kabupaten Malang terkait pemanfataan air di Sumber Pitu, kemarin. Ketua GHiPPA Tirtosonggo, Muhamad Saiful mengatakan, akibat pemanfaatan Sumber Pitu oleh PDAM Kabupaten Malang sejak 2014, hasil panen petani di 9 desa yang terletak di Kecamatan Tumpang dan Pakis mengalami penurunan drastis. “Kalau dulu untuk padi, kami setahun bisa panen sampai tiga kali, sekarang panen satu kali aja sudah bagus karena kekurangan pasokan air. Ini sejak air dari Sumber Pitu yang merupakan sumber utama untuk irigasi sawah dieksploitasi oleh PDAM,” katanya. Berdasarkan data GHiPPA Tirtosongo, kerugian petani untuk tanaman padi per hektar dalam sekali panen mencapai 8 ton. “Itu kalau dirupiahkan sekitar tiga puluh juta. Sebagai petani kita kan ingin menyukseskan program pemerintah yaitu swasembada padi. Tapi kalau air untuk irigasi saja tidak ada bagaimana kami bertani?" Keluh Saiful seraya menyampaikan hal ini juga memicu masalah sosial baru. Menanggapi tuntutan itu, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menegaskan, kepentingan masyarakat harus yang diutamakan. “Harus ada kajian teknis berapa debit yang dikeluarkan Sumber Pitu, kemudian dihitung berapa baku air yang dibutuhkan untuk pengairan irigasi. Itu yang seharusnya kita prioristaskan karena pertanian menyangkut urusan perut,” paparnya. Ia meminta agar perjanjian kerja sama (PKS) antara PDAM Kabupaten Malang dan PDAM Kota Malang yang akan berakhir tahun 2021 dievaluasi dan dikaji ulang. “Sekali lagi kita prioritaskan masyarakat Kabupaten Malang dahulu,” tegasnya.(yan)
Sumber Pitu Dimonopoli PDAM, Petani Malang Menjerit
Minggu 08-03-2020,18:44 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 26-09-2026,13:51 WIB
Tak Pahami Prosedur Izin TKD, Pleidoi Kades Jenangan Ponorogo Minta Hukuman Ringan
Sabtu 26-09-2026,19:37 WIB
Emak-Emak Tambora Lamongan Protes Krisis Air, Developer Diminta Penuhi Kesepakatan
Sabtu 26-09-2026,16:45 WIB
Wujudkan Semangat Imigrasi untuk Rakyat, Imigrasi Se-Jawa Timur Berbagi Bersama Wong Blitar
Sabtu 26-09-2026,17:15 WIB
Menjamu PSBS Biak di Stadion Surajaya, Persela Lamongan Bidik Tiga Poin
Sabtu 26-09-2026,19:45 WIB
1.517 Mahasiswa Unesa Diwisuda, 48 Persen Sudah Dapat Pekerjaan
Terkini
Minggu 27-09-2026,09:37 WIB
Diduga Cabuli Siswi SMP, Oknum Guru Olahraga di Situbondo Terancam Sanksi Berat dan Diberhentikan
Minggu 27-09-2026,09:32 WIB
Moncer di Industri Musik, Penyanyi Dangdut Sidoarjo Laila KDI Tetap Prioritaskan Pendidikan
Minggu 27-09-2026,09:00 WIB
Sinopsis Rengkuh, Film Supernatural tentang Teror dan Misteri Pembunuhan yang Menghantui Keluarga
Minggu 27-09-2026,08:40 WIB
Sinopsis Ghosthing, Film Horor Komedi Baskara Mahendra Ungkap Misteri Kematian Influencer
Minggu 27-09-2026,08:30 WIB