Surabaya, memorandum.co.id - Asosiasi travel umrah melayangkan protes pada kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menghentikanprosesi ibadah umrah lantaran wabah virus corona. Penghentian itu diketahui dari penghentian sistem kepengurusan visa oleh Kementerian Haji dan Wakaf Kerajaan Saudi Arabia sejak Rabu (26/2/2020) malam tadi. "Memang telah terjadi penghentian proses visa itu sejak tadi malam. Tiba-tiba sistem visa berhenti, menyusul pengumuman resmi dari kementerian Haji dan Wakaf Kerajaan Saudi Arabia. Kami para pimpinan travel umrah awalnya bersikap positif. Penghentian itu bisa disebabkan karena sistem komputer atau aturan baru atau kenaikan harga visa. Biasanya satu bulan sebelum bulan puasa memang harga visa dinaikkan. Dan benar, memang sudah ada pengumuman bahwa ada kenaikan harga visa sebesar $5 per 1 Rajab. Tapi tiba-tiba muncul juga pengumuman resmi yang mengumumkan penghentian sementara proses visa," kata A. Bajuri, pemilik Bakkah Travel, Kamis (27/2/2020). Bajuri mengaku masih menunggu pengumuman resmi dari Raja Saudi Arabia berkaitan dengan hal ini. "Karena penghentian ini pasti akan berdampak kepada perekonomian dan pendapatan negara Arab Saudi. Di satu sisi sedang berupaya meningkatkan jumlah wisatawan dan jemaah, di sisi lain ada kejadian wabah virus corona," sambungnya. Bajuri juga mengungkapkan jika pihaknya telah mendapatkan informasi bahwa Saudi Arabia sedang menyiapkan sistem deteksi corona di Bandara Jeddah, sehingga untuk sementara proses pengurusan visa dihentikan. "Jika info ini benar, maka penghentian ini tidak berlaku lama. Biasanya sekitar tujuh hari sudah selesai. Karena Saudia Arabia sudah punya pengalaman dan didukung dana serta SDM yang kuat dalam soal kesehatan," ungkapnya. Meski begitu, Bajuri menyadari jika kebijakan visa merupakan hak internal negara Saudi Arabia. "Bila memang benar-benar dihentikan dlama waktu lama, maka ini benar-benar force majour. Kita hanya bisa ikhtiar dan pasrah," akunya. Bajuri juga menyatakan jika hari ini semua pimpinan asosiasi travel akan bergerak menemui pejabat dan bahkan presiden untuk mengatasi hal ini. "Negara harus hadir untuk mengkonfirmasi kepada pemerintah Arab Saudi," pintanya.(rls/ziz)
Saudi Hentikan Umrah, Asosiasi Travel Protes
Kamis 27-02-2020,10:31 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 08-03-2026,07:00 WIB
Jember Darurat Data, Gus Fawait Tantang Mahasiswa Bongkar Laporan Asal Bapak Senang OPD
Minggu 08-03-2026,08:00 WIB
Jember Krisis Infrastruktur Pendidikan, Gus Fawait Tantang Mahasiswa Lahirkan Solusi Out of the Box
Minggu 08-03-2026,13:00 WIB
Modus Tuang ke Teko Plastik, Kafe Mokong di Pesisir Suramadu Digerebek Tiga Pilar Kenjeran
Minggu 08-03-2026,09:21 WIB
Ripparkab Jombang 2025–2045 Belum Disahkan, DPRD Masih Tunggu Lampu Hijau Kemendagri
Minggu 08-03-2026,14:51 WIB
Skema Pencucian Uang Judi Online 188BET di Surabaya Seret Jaka Purnama Terkait Aliran Rp29,7 Miliar
Terkini
Minggu 08-03-2026,22:06 WIB
Tepergok Guru, Pelaku Bobol Musala SMP Diponegoro Gresik Ditangkap Warga
Minggu 08-03-2026,21:55 WIB
Siap-Siap War Tiket Mudik! KAI Daop 8 Surabaya Buka Flash Sale Cuma Sehari
Minggu 08-03-2026,21:49 WIB
Siaga Timur Tengah, Jemaah Umrah Diminta Tak Panik Menunggu Kepulangan ke Indonesia
Minggu 08-03-2026,21:38 WIB
IKA Praban 84 Bagikan 1.173 Paket Takjil Ramadan untuk Warga Surabaya dan Panti Asuhan Sidoarjo
Minggu 08-03-2026,20:49 WIB