Surabaya, Memorandum.co.id - Rapat dengar pendapat Komisi B DPRD Surabaya dengan Satpol PP Kota Surabaya, terkait penertiban PKL di Jalan Genteng Sidomukti, Kelurahan/Kecamatan Genteng, Kamis (26/12), sempat memanas. Permasalahan ini buntut dari keributan salah seorang anggota dewan dengan Satpol PP Kota Surabaya saat penertiban PKL, Senin (23/12). "Ada anak buah sampeyan yang ngomong masio dewan dodol tak tuku," ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno menirukan ucapan salah seorang anggota Satpol PP Kota Surabaya saat melakukan penertiban. Perkataan keras Anas Karno langsung disahut oleh Kasatpol PP Kota Surabaya Irvan Widiyanto. Dia mengaku melihat juga rekaman video tersebut.“Tidak mungkin anggota saya membentak-bentak kalau tidak dibentak duluan,”tegas Irvan didampingi Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Surabaya Piter Frans Rumaseb. Perkataaan Irvan ini, juga langsung dibantah Anas, bahwa dirinya tahu persis peristiwa tersebut.“Yang tahu persis itu saya sendiri di sana bukan sampeyan pak Irvan,”teriaknya. Lantas Anas menceritakan, dirinya datang ke lokasi juga berkeinginan untuk bicara baik-baik sambil bertanya kepada anggota satpol pp. “Ada apa ini? Tapi dada saya diserengkal persis di hadapan saya,” ungkap dia. Sementara Irvan usai hearing membantah kalau terlibat keributan dengan Komisi B DPRD Surabaya. Menurut Irvan itu sudah biasa dalam berdiskusi maupun beragumentasi. “Kalau berseteru sih enggak, saya tidak berseteru kok,” ujar Irvan. Terkait insiden anggota dewan dengan satpol pp saat penertiban, dia mengatakan, tidak ada insiden saat penertiban, hanya salah paham saja.“Kita selesaikan baik-baik tadi,sudah didengarkan semua kan kita selesaikan itu,” jelas dia. Terkait usulan komisi B agar PKL berjualan sementara sebelum ada solusi, Irvan menjelaskan, sebetulnya sudah ada solusi yang disiapkan pemkot, Hanya saja, masih menunggu teknisnya. “Teknis kan butuh waktu monggo kalau PKL sabar, saya pikir selesai secepatnya. Data dari kita ada 11 PKL,” papar dia. Anas Karno mengatakan, sebelum satpol pp melakukan penertiban seharusnya menyiapkan tempat lebih dahulu yang mana sudah disampaikan oleh BPTP. “Apa sih sulitnya. Sebenarnya diundang itu untuk memberikan solusi. Kalau tempat PKL sudah ada baru ditertibkan,” ujar Anas Karno. (alf/dhi)
Hearing PKL Genteng Sidomukti Memanas
Jumat 27-12-2019,06:27 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 05-11-2026,04:08 WIB
Dosen Unair Soroti Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden, Ingatkan Ancaman Privasi Rakyat
Kamis 05-11-2026,08:09 WIB
Rumput Tetangga Lebih Hijau (4): Pelarian yang Salah Alamat
Kamis 05-11-2026,00:02 WIB
Kapolda Jatim Kawal Penetapan UMP 2027, Siap Respons Aduan PHK dan Kasus Pakerin
Kamis 05-11-2026,01:05 WIB
Terekam CCTV, Remaja Surabaya Bobol Rumah Teman di Sukodono, Curi Emas dan Laptop Rp 100 Juta
Kamis 05-11-2026,07:06 WIB
Roadshow di Malang, Film Piye To Kih Bawa Pesan Berani Kejar Mimpi
Terkini
Kamis 05-11-2026,23:34 WIB
Musim Hujan Molor, Lamongan Siaga Satu Bencana Hidrometeorologi
Kamis 05-11-2026,23:01 WIB
Hari Bhakti Ke-2 Kemenimipas, Imigrasi Blitar Wujudkan Pengabdian melalui Aksi Sosial
Kamis 05-11-2026,22:51 WIB
Pemkab Malang Akan Tingkatkan Anggaran Tanggap Bencana
Kamis 05-11-2026,21:18 WIB
LSP BISDI Siap Cetak Talenta Digital Berstandar BNSP, Dukung Indonesia Emas 2045
Kamis 05-11-2026,21:18 WIB