Malang, Memorandum.co.id - Jajaran Opsnal Reskrim Polsek Gondanglegi berhasil meringkus UF (41), warga Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Kamis (17/8). UF ditangkap lantaran terlibat dalam kasus tindak pidana pencurian, pada bulan Mei lalu di rumah FR, warga Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi. Kasihumas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik menyampaikan terkait kasus ini. “Akibat kasus pencurian saat itu korban mengalami kerugian uang tunai puluhan juta yang disimpan di dalam lemari,” terangnya, Minggu (20/8). Taufik mengatakan pelarian tersangka UF berhasil dihentikan oleh tim opsnal Reskrim Polsek Gondanglegi, di pinggir jalan wilayah Kota Blitar. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan senjata tajam berupa pisau dan golok yang diduga digunakan sebagai sarana melakukan kejahatan. Selain itu, polisi juga menyita sebuah sepeda motor jenis Honda Vario 150 yang diduga dibeli dari uang hasil kejahatan. Kronologi kejadian, waktu itu FR (47), warga Desa Sukosari, kecamatan Gondanglegi, meninggalkan rumah untuk silaturahmi lebaran pada 22 Mei 2022 silam. Ketika kembali pulang, korban merasa terkejut karena menemukan rumahnya, dalam kondisi acak-acakan dan uang tunai senilai Rp 20 juta yang disimpan di dalam lemari kamar sudah hilang. “Kami berhasil amankan DPO selama tiga bulan dalam kasus tindak pidana pencurian,” kata Taufik. Taufik menjelaskan petugas menetapkan UF sebagai tersangka setelah melakukan olah TKP dan melihat rekaman dari CCTV. Ini menindaklanjuti laporan korban, polisi segera mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah TKP. Dengan cermat, polisi berhasil mengidentifikasi tersangka berdasarkan rekaman kamera CCTV dan menerbitkan daftar pencarian orang (DPO). Dalam aksinya, pelaku mencongkel pintu rumah menggunakan golok, kemudian berhasil masuk ke dalam rumah dan mengambil barang-barang berharga termasuk uang tunai. “Modusnya pura-pura bertamu, ketika diketahui rumah dalam kondisi sepi, pelaku kemudian mencongkel pintu dan masuk ke dalam rumah korban,” imbuhnya. Berdasarkan pengakuan tersangka, lanjut Taufik, uang hasil kejahatan tersebut digunakan oleh tersangka untuk membeli sepeda motor dan berfoya-foya. Atas perbuatannya, tersangka akan dihadapkan pada pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (kid/ari/gus)
Polsek Gondanglegi Bekuk DPO Tiga Bulan
Senin 21-08-2023,09:10 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,15:31 WIB
Rebutan Saham Rp5,5 Miliar, Sengketa Waris WNA China di Surabaya Masuki Tahap Mediasi
Kamis 09-04-2026,08:42 WIB
Duta Koperasi Jatim 2025 Az-Zahra Andaya, Temukan Jati Diri di Dunia Usaha dan Organisasi
Kamis 09-04-2026,23:15 WIB
Wanita di Lamongan Dilaporkan Lagi, Cemarkan Nama Baik Lewat Media Sosial
Kamis 09-04-2026,08:59 WIB
ITS Kembangkan BBM dari Sawit, Lebih Efisien dan Rendah Emisi
Kamis 09-04-2026,11:51 WIB
Liponsos Dinas Sosial Jember Gercep Lepas Belenggu Rantai Pemuda Puger
Terkini
Jumat 10-04-2026,08:03 WIB
Dua Striker Tajam Calon Andalan Timnas Indonesia, Luke Vickery dan Dean Zandbergen
Jumat 10-04-2026,08:00 WIB
Jawa 2050
Jumat 10-04-2026,07:54 WIB
Antisipasi 'Godzilla El Nino', BPBD Jatim Siapkan Gudang Logistik Modern Berbasis Digital
Jumat 10-04-2026,07:46 WIB
Elpiji Meledak Bakar 2 Orang, YLPK Jatim: Tanggung Jawab Mutlak Pelaku Usaha
Jumat 10-04-2026,07:31 WIB