Pasuruan, memorandum.co.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melakukan kerjasama joint marketing dengan PT Pos Indonesia (Persero). Kerjasama ini berguna untuk meningkatkan jumlah kepesertaan baru Bukan Penerima Upah (BPU) BPJSTK dan meningkatkan jumlah transaksi iuran peserta di Kantor Pos. Kerjasama dalam bentuk joint marketing itu dilakukan untuk meningkatkan jumlah kepesertaan baru Bukan Penerima Upah (BPU) BPJS Ketenagakerjaan. Upaya tersebut juga diharapkan dapat semakin meningkatkan jumlah transaksi iuran peserta di Kantor Pos yang telah berjalan sejak dua tahun belakangan. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan, Trioki Susanto menjelaskan, di Pasuruan sendiri pihaknya sudah bekerjasama dengan 25 Kantor Pos di seluruh Kecamatan di wilayah Pasuruan. “Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat meningkatkan jumlah transaksi di Pos Indonesia dalam hal pendaftaran pekerja baru,” ujarnya, Senin (14/8). “Banyak peserta dan calon peserta kami di pelosok desa yang masih menyukai cara-cara konvensional atau cara fisik dalam mendaftar ataupun membayar iuran. Kami akan terus tingkatkan fleksibilitas ini agar kapanpun dan dimana pun pekerja ingin mendaftar, semua kanal BPJS Ketenagakerjaan itu tersedia,” imbuh Trioki. Target peserta dalam kerjasama ini adalah mereka yang masuk kategori bukan penerima upah (BPU). Yaitu pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri untuk memperoleh penghasilan. “Misalnya, petani, nelayan, pedagang, pekerja swasta, Mitra PT Pos Indonesia, penerima bansos, penerima honor, asisten rumah tangga, pemilik warung, dan UMKM,” terangnya. Lebih lanjut, Trioki menjelaskan, untuk memperluas kepesertaan, salah satu caranya adalah dengan mempermudah cara mendaftar dan membayar iuran. Dengan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, pekerja dapat memperoleh beragam manfaat. Beberapa manfaatnya seperti mendapatkan perawatan dan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai kebutuhan medis jika terjadi risiko kecelakaan kerja, bantuan biaya transportasi korban kecelakaan kerja. Kemudian santunan pengganti upah selama tidak bekerja. Santunan kematian sebesar 48 kali upah, manfaat beasiswa, hingga manfaat pendampingan dan pelatihan untuk persiapan kembali bekerja. “Kedepan, kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan manfaat bagi para peserta dan diharapkan hubungan kerjasama ini bisa terus berlanjut dan meningkat di masa depan,” pungkas Trioki. (mh/*)
BPJS Ketenagakerjaan dan PT Pos Indonesia Kerjasama Beri Perlindungan Pekerja
Senin 14-08-2023,13:44 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Minggu 08-11-2026,10:34 WIB
Langgar Jam Operasional di Kalianak dan Karang Tembok, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tindak 15 Truk
Minggu 08-11-2026,14:08 WIB
Perjalanan Dita Anesya Solois Asal Kalisat Jember, dari Panggung Lokal Hingga Album Satu Pesan
Minggu 08-11-2026,07:20 WIB
Silaturahmi Kebangsaan Bersama Wakil Rais Aam PBNU: Merawat Harmoni, Menyemai Simfoni Peradaban
Minggu 08-11-2026,14:27 WIB
Polda Jatim Ajak Jemaat Jaga Keluarga dari Bahaya Narkoba Lewat Minggu Kasih di GKI Rungkut Asri
Terkini
Senin 09-11-2026,00:00 WIB
Kiai Sepuh di Pasuruan Sampaikan Lima Seruan Kebangsaan soal Penyadapan Prabowo
Minggu 08-11-2026,23:06 WIB
TPS Perkuat Kesiapsiagaan Petugas Operasional Surabaya Lewat Pelatihan Basic Life Support
Minggu 08-11-2026,22:46 WIB
Ribuan Akun WhatsApp dan Telegram Dijual ke Jaringan Judi Kamboja, Pakar Hukum Desak Bandar Dibongkar
Minggu 08-11-2026,21:41 WIB
Penyalahgunaan NIK dan Kartu SIM Ancam Data Pribadi, Pakar Hukum UmSura Minta Negara Bertindak
Minggu 08-11-2026,21:05 WIB