Malang, Memorandum.co.id - Universitas Brawijaya (UB) kembali mengukuhkan dua profesor baru, di Gedung Samanta Krida (Sakri) UB, Sabtu (05/08/23). Kedua Profesor itu, Prof. Dr. Ir. Osfar Sjofjan, M.Sc dari Fakultas Peternakan (Fapet) dan Prof. Dr. drg. Muhamad Chair Effendi, S.U., Sp.KGA dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Dalam penelitiannya, Prof Osfar menyampaikan tentang Bioteknologi Probiotik Tepung sebagai aditif pakan dalam meningkatkan produksi ayam petelur. Ia menjelaskan, penggunaan antibiotik sebagai aditif pakan, sudah dilarang. Dan salah satu pengganti antibiotik, adalah probiotik. "Probiotik adalah pakan tambahan. Untuk mengatur keseimbangan mikroba dalam saluran pencernaan ternak. Meningkatkan efisiensi pakan, produksi telur, dan menurunkan kadar kolesterol telur serta kolesterol serum," terang Profesor aktif ke-173, serta profesor ke-326 dari seluruh profesor yang dihasilkan UB ini. Selain itu kata dia, probiotik mampu menghambat produksi amonia. Sehingga menguntungkan bagi kesehatan ternak dan pertumbuhanya. Probiotik temuanya, bentuk tepung, dicampurkan di pakan. Dengan proses kombinasi, menghasilkan probiotik yang lebih efektif dan efiesien. Berkesinambungan sebagai aditif pakan ayam petelur. Sedangkan Prof. Chair, merupakan profesor NIDK pertama di FKG. Profesor ke-327 dari seluruh profesor yang dihasilkan UB. Ia menjelaskan tentang Biokomposit Nanopartikel Zinc Oxide/Propolis (nZno/Propolis). Sebagai liner untuk perlindungan pulpa gigi anak. Salah satu penyakit yang sering dialami anak adalah karies gigi. Tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan oral, berimplikasi serius pada kesehatan. "Misalnya stunting atau gangguan pertumbuhan kronis pada anak. Pada saat bersamaan, stunting dapat menurunkan sekresi saliva. Meningkatkan resiko karies dan dapat menunda erupsi gigi permanen," terang Profesor Chair. Ia menambahkan, pada kasus karies dentin, penggunaan liner adalah solusi terbaik untuk melindungi pulpa gigi dari infeksi bakteri. Beberapa macam liner banyak diaplikasikan di kedokteran gigi anak ialah calcium hydroxide. (edr/gus)
Dua Profesor Baru Universitas Brawijaya Ahli Peternakan dan Kesehatan Gigi
Minggu 06-08-2023,08:02 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 23-05-2026,11:44 WIB
Aturan KRIS BPJS Masih Tahap Uji Coba, Rumah Sakit di Surabaya Belum Berani Ubah Total Ruang Inap
Sabtu 23-05-2026,10:25 WIB
Respons Aduan Warga, Polsek Sedati Periksa Warung Kopi di Desa Pepe yang Diduga Jadi Lokasi Judi
Sabtu 23-05-2026,07:26 WIB
Program MBG Serap 1,28 Juta Pekerja, Gerakkan Ekonomi Nasional dengan Keterlibatan Pemasok Lokal
Terkini
Sabtu 23-05-2026,21:01 WIB
Presiden Prabowo Prioritaskan Program Produktif dan Lapangan Kerja
Sabtu 23-05-2026,20:56 WIB
Presiden Prabowo Target Indonesia Swasembada Daging Lima Tahun Lagi
Sabtu 23-05-2026,20:28 WIB
Prabowo Ikut Tarik Jaring Nelayan saat Panen Raya Udang di Kebumen
Sabtu 23-05-2026,20:12 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara
Sabtu 23-05-2026,19:55 WIB