Badri (samaran) tidak menyangka kehadiran keponakan jauhnya menjadi petaka rumah tangganya bersama istri, sebut saja Menik. Kebersamaan yang mereka bangun lebih dari lima tahun hancur berantakan. Semua berawal dari kesepian yang dirasakan Menik yang sering sendirian kala ditinggal Badri bekerja. Apalagi pekerjaan Badri sering dilakukan di luar kota, yang kadang mengharuskannya menginap sampai lebih dari dua hari. “Kami belum dikaruniai momongan. Padahal kami sudah menjalin rumah tangga lebih dari lima tahun. Tepatnya enam setengah tahun,” kata Badri ketika bertemu Memorandum di kantor pengacara dekat gedung Pengadilan Agama (PA) Surabaya Jl Ketintang Madya, beberapa waktu lalu. Menurut Badri, Menik sering mengeluh tidak kerasan di rumah saat Badri kerja di luar kota. Untuk mengobati kesepian tersebut, Menik sering mengisi waktunya dengan kumpul-kumpul dengan teman sehobi.. “Mereka suka grudak-gruduk ke sana-kemari tidak jelas. Membeli barang-barang yang tidak jelas dipakai untuk apa. Pernah dia membeli alat fitness yang harganya lumayan mahal,” kata Badri. Menik meniru teman-temannya yang berencana membentuk badan supaya lebih padat dan tampak seksi. Sebenarya mereka sudah ikut klub fitness, tapi merasa masih kurang dan perlu tambahan berlatih di rumah. Makanya mereka membeli alat-alat fitness. “Tapi teorinya saja mau berlatih di rumah. Faktanya alat-alat itu lebih sering nganggur ketimbang dipakai. Sebagian sampai berkarat dan ditumbuhi sarang laba-laba,” kata Badri. Nah, suatu ketika keponakan jauh Badri yang tinggal di Solo mengikuti tes masuk perguruan tinggi negeri di Surabaya. Dia mampir.Namanya sebut saja Ningsih. Anaknya cantik dan bodinya wow banget. Rupanya dia juga rajin fitness di Solo. Ternyata Ningsih diterima. Dia berencana mau indekos dekat-dekat kampus. Ketika hal itu disampaikan kepada Badri, lelaki ini menawari Ningsih tinggal saja di rumahnya. Lebih baik uang kosnya dipakai untuk biaya kuliah. “Selain membantu famili, sekalian saya mencarikan teman Menik di rumah. Mengisi kekosongan, terutama saat saya bekerja di luar kota,” kata Badri. Ningsih setuju. Beberapa hari setelah itu Ningsih langsung boyong dari Solo tanpa menunggu awal masuk kuliah. Menik dan Ningsih klop. Sama-sama cantik, sama-sama seksi, sama-sama suka ramah. Meski belum pernah bertemu dan baru kali itu berkenalan, mereka cepat akrab dan bisa saling mengerti. “Usia mereka terpaut 7 atau 8 tahun. Jadi seperti saudara,” kata Badri. Kalau selama ini Badri selalu khawatir saat meninggalkan Menik keluar kota, sejak itu hatinya tenang. Ningsih selalu menemani Menik ke mana pun pergi. Termasuk di klub fitnessnya. (jos, bersambung)
Cinta Suci Suami yang Ternoda Nafsu Istri (1)
Kamis 03-08-2023,10:00 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,13:34 WIB
Amankan Aset Fasum, 18 PSU Pengembang Diserahkan ke Pemkot Surabaya
Selasa 31-03-2026,06:10 WIB
Perangi Peredaran Rokok Ilegal, DJBC Jatim I Andalkan Sinergi Informasi dan Edukasi Publik
Selasa 31-03-2026,09:22 WIB
Harga Plastik Masih Tinggi Usai Lebaran 2026, Ini Penyebabnya
Selasa 31-03-2026,06:49 WIB
Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat
Selasa 31-03-2026,10:26 WIB
Petaka di Balik Kap Mesin: Niat Perbaiki Mobil, Rumah Warga Jember Ludes Dilalap Api
Terkini
Rabu 01-04-2026,00:11 WIB
Resmi, Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April 2026 Tetap Stabil
Rabu 01-04-2026,00:04 WIB
Layanan Publik dan Sektor Strategis Tetap Berjalan, Dikecualikan dari WFH Jumat
Rabu 01-04-2026,00:01 WIB
Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi, ASN WFH Setiap Jumat Mulai April
Selasa 31-03-2026,23:51 WIB
Pemerintah Terapkan 8 Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi Mulai 1 April
Selasa 31-03-2026,22:44 WIB