Malang, memorandum.co.id-HBS (37), warga Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, diamankan tim gabungan Opsnal Reserse Polres Malang serta Polsek Dampit dan Polsek Ampelgading, Sabtu (29/7) dini. HBS diduga salah satu pengedar narkotika jenis sabu di wilayah Malang selatan. Kasihumas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik menyampaikan pengungkapan tersebut. “Meski HBS warga Kabupaten Banyuwangi, namun sehari-harinya tinggal di Dusun Banjar Pamotan, Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang,” ujarnya, Senin (31/7). Taufik menjelaskan upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika yang dilakukan tim Opsnal Reserse Polres Malang berbuah hasil yang signifikan setelah berhasil menangkap seorang pengedar sabu di sebuah rumah di Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Informasi mengenai aktivitas pengedar sabu tersebut telah lama menjadi sorotan pihak kepolisian setempat. Berbekal data dan penyelidikan yang mendalam, tim gabungan Opsnal Reserse Polres Malang, Polsek Dampit dan Polsek Ampelgading melakukan penggerebekan di rumah yang disinggahi tersangka. “Personel gabungan berhasil mengidentifikasi dan menangkap tersangka berikut dengan barang bukti yang cukup mengenai peredaran narkotika,” kata Taufik. Taufik menambahkan ditemukan barang bukti berupa, empat poket plastik kecil yang berisi kristal bening diduga sabu dengan total berat 10,33 gram. Juga menyita 2 buah ponsel, plastik klip kosong, pipet kaca, dan sebuah timbangan elektrik dari tangan pelaku. “Barang bukti yang diamankan ada 4 poket berisi kristal putih diduga sabu dengan total berat 10,33 gram, serta barang bukti lainnya,” tambah Taufik. Pengungkapan kasus ini adalah hasil kolaborasi antara kepolisian dengan masyarakat. Pihak Polres Malang sangat berterima kasih, atas partisipasi aktif dan kepercayaan masyarakat dalam membantu pencegahan peredaran narkotika di lingkungannya. Tersangka HBS akan dikenakan Pasal 114 ayat 2 Sub Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kepolisian juga akan terus mengembangkan penyelidikan ini untuk mencari keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika lainnya. Langkah tegas terhadap peredaran narkotika merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan wilayah yang bersih dari narkoba dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Taufik mengimbau masyarakat untuk tetap aktif melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran narkotika atau aktivitas mencurigakan di sekitar wilayahnya. “Kami berkomitmen untuk memberantas narkotika, dan bantuan serta dukungan dari masyarakat sangat berarti dalam mencapai tujuan ini,” terangnya. (kid/ari/on0)
Diduga Pengedar Narkotika, Warga Banyuwangi Diamankan Polres Malang
Senin 31-07-2023,17:38 WIB
Reporter : Eko Yudiono
Editor : Eko Yudiono
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 20-06-2026,18:11 WIB
Sidang ke-2 Kasus Maidi Madiun (4): Saksi STIKES BHM Beberkan Kronologi Plang Aset hingga CSR
Sabtu 20-06-2026,13:03 WIB
Sidang ke-2 Kasus Maidi Madiun (3): Maidi Bantah Terima Uang CSR, Rochim Tidak Tahu Soal CSR dan Ijin
Sabtu 20-06-2026,17:04 WIB
Tampil Memukau di SFF 2026, Tari Ning Lukita Tim Bonafide Sukses Hidupkan Jiwa Perjuangan Surabaya
Sabtu 20-06-2026,19:55 WIB
Terdakwa Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi: CSR untuk Atasi Darurat Lingkungan
Sabtu 20-06-2026,20:32 WIB
Kades Klatakan Sebut Warga Minta PT Kaixin Atasi Masalah Abrasi di Pecaron
Terkini
Minggu 21-06-2026,11:56 WIB
Warga Surabaya Hingga Turis Mancanegara Tumplek Bleg Saksikan Kemegahan SFF 2026 di Jalan Tunjungan
Minggu 21-06-2026,11:49 WIB
Demi Lihat Parade SFF 2026, Warga Tambaksari Berangkat Sejak Pagi Bersama Keluarga
Minggu 21-06-2026,11:34 WIB
Sulap Sampah Plastik Jadi Gaun Laut Memukau, Mahasiswa Unesa Tampil di Surabaya Fashion Festival 2026
Minggu 21-06-2026,11:29 WIB
Pikat Hati Pengunjung Penonton Ramai-ramai Minta Foto Bersama dengan Peserta SFF di Jalan Tunjungan
Minggu 21-06-2026,11:23 WIB