Malang, memorandum.co.id-Jajaran Polres Malang, Unit Reskrim Polsek Turen, berhasil mengamankan SG (44), warga Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, yang diduga sebagai pencuri spesialis tokok bangunan. Kasihumas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik menyampaikan pengungkapan kasus tersebut. “SG diamankan karena diduga melakukan tindak pidana pencurian di sebuah toko bangunan di Jalan Raya Wahid Hasyim, Desa Talok, Kecamatan Turen,” ujarnya, Selasa (11/7). Taufik mengungkapkan SG diamankan Unit Reserse Kriminal Polsek Turen dengan dibantu warga, tak lama usai membobol gudang toko bangunan, Minggu (9/7) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat ini yang bersangkutan, diamankan di Polsek Turen untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Aksi pencurian terungkap oleh Fauzi Ayatullah, pemilik toko bangunan. Begitu sampai rumah langsung melihat kamera CCTV, begitu dilihat nampak ada seseorang yang mondar mandir didalam gudang usaha mililnya. “Saat itu Fauzi sedang berada di tempat hajatan seorang kerabat tak jauh dari rumahnya, karena was-was kemudian pulang sebentar,” kata Taufik. Begitu terlihat orang mondir mandir dalam gudang tokonya, lanjut Taufik, Fauzi langsung mendatangi gudang tokonya. Sampai lokasi mendapati gembok, pengaman toko sudah rusak. Lalu segera menghubungi perangkat desa dan Polsek Turen. Petugas yang dihubungi segera mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan. Hingga kemudian terduga pelaku SG berhasil dibekuk tak jauh dari lokasi beserta barang bukti berupa satu unit las listrik merk Lakoni dan peralatan katrol. Selain itu, polisi juga mengamankan satu buah gunting pemotong baja yang digunakan pelaku untuk merusak gembok pagar toko. Pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Turen guna proses penyidikan lebih lanjut. “Modus pelaku adalah merusak gembok pengaman toko dengan gunting baja, kemudian masuk ke dalam dan mencari barang berharga,” imbuh, Taufik. Berdasarkan data kriminal yang dimiliki SG, merupakan residivis dalam kasus serupa. Ia pernah ditahan dalam kasus pencurian dan telah menjalani vonis hukuman 1 tahun 2 bulan penjara. “Terduga pelaku merupakan residivis kasus yang sama, saat ini penyidik telah mengembangkan keterangan pelaku terkait kemungkinan melakukan aksi serupa di wilayah lain,” jelasnya. Untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya, SG ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (kid/ari/ono)
Polsek Turen Ringkus Maling Spesialis Toko Bangunan
Selasa 11-07-2023,17:56 WIB
Reporter : Eko Yudiono
Editor : Eko Yudiono
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-02-2026,14:26 WIB
12 Bukber All You Can Eat di Surabaya Ramadan 2026, Lengkap Harga dan Lokasi
Kamis 19-02-2026,15:49 WIB
Bareskrim Polri Geledah Rumah di Surabaya, Usut TPPU Tambang Emas Ilegal Beromzet Rp25,8 Triliun
Kamis 19-02-2026,22:22 WIB
Pengolahan Emas Ilegal Sawahan Surabaya Digeledah Bareskrim Polri, 4 Boks Berisi Emas Batangan Diamankan
Kamis 19-02-2026,22:45 WIB
Layanan Publik Jember Raih Predikat Tertinggi Ombudsman, Gus Fawait Perluas Akses hingga Desa
Kamis 19-02-2026,17:34 WIB
Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Ombudsman Jatim atas Tata Kelola Bebas Maladministrasi
Terkini
Jumat 20-02-2026,13:47 WIB
Kadindik Jatim Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Siswa Sehat dan Fokus Belajar
Jumat 20-02-2026,13:40 WIB
Antisipasi Perang Sarung dan Balap Liar, Polresta Malang Kota Pertebal Patroli Blue Light
Jumat 20-02-2026,13:37 WIB
Polsek Wiyung Tekan Angka Curanmor dan Larang Keras Perang Sarung
Jumat 20-02-2026,13:28 WIB
Khianati Kepercayaan Majikan, Sopir Pribadi di Surabaya Dituntut 6 Bulan Penjara Usai Gasak Barang Mewah
Jumat 20-02-2026,13:24 WIB