Bojonegoro, memorandum.co.id - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan pelatihan keterampilan kerja kejuruan membatik dan handycraft di Kecamatan Kepohbaru. Pelatihan dilaksanakan selama 6 hari dan dimulai. Acara pelatihan kejuruan ini dibuka langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dan dihadiri Kepala Disperinaker Welly Fitrama, kepala desa dan 40 peserta. Mereka terdiri dari buruh tani tembakau Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru sejumlah 20 Orang, dan buruh tani tembakau dari Desa Woro Kecamatan Kepohbaru sejumlah 20 Orang. Untuk selanjutnya mengikuti pelatihan didesanya masing-masing. Dalam sambutannya, Bupati Anna menyampaikan dengan pelatihan, ibu-ibu peserta pelatihan mendapatkan pengalaman keterampilan membatik dan handycraft, sehingga dapat dikomersilkan di masa mendatang. “Maka harus dilakukan tindaklanjutnya. Karena pemkab tidak hanya menyelenggarakan pelatihan guna para peserta untuk sekedar bisa. Tapi juga bertujuan agar bisa mengangkat ekonomi baru sesuai keahlian,” tandasnya. Perempuan nomor satu Bojonegoro ini juga berpesan agar para peserta pelatihan kejuruan dapat memanfaatkan digital marketing di tengah kemajuan teknologi. Tujuannya agar bisa melakukan pemasaran yang baik. “Untuk pembiayaan Bojonegoro punya BPR, untuk bisa membantu permodalan awal. Harapanya setelah itu bisa berkembang dan bersinergi, berangkat dari kecil dulu,” ungkapnya. Sementara itu Kepala Disperinaker Bojonegoro, Welly Fitrama menyampaikan semua kegiatan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) maupun ekonomi dilakukan dengan pendekatan pelatihan. Harapannya dapat menumbuhkembangkan keterampilan masyarakat dan mendorong terciptanya perluasan kesempatan kerja dan kesempatan berusaha secara mandiri. “Harapanya masyarakat dapat berkontribusi positif terhadap meningkatnya pendapatan dan taraf hidup. Yakni dengan tetap memperhatikan kesesuaian lingkungan,” ungkapnya. Pelatihan kejuruan ini, lanjut Welly bertujuan memberikan dan meningkatkan keterampilan serta kompetensi daya saing bagi buruh tani tembakau. Nantinya dapat menciptakan usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan di luar waktu musim tanam tembakau. “Selain itu juga dapat mendorong motivasi dan mengajak semua untuk mengubah mindset buruh tani tembakau. Karena tidak selamanya hanya menjadi buruh tani tembakau saja, tetapi bisa juga menjadi pengusaha,” pungkasnya. (top/ziz)
Bupati Bojonegoro Beri Arahan Peserta Pelatihan Membatik dan Handycraf
Jumat 07-07-2023,10:12 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 31-07-2026,20:39 WIB
Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo, Sujarno Akui Terima Uang Hasil Penambangan
Jumat 31-07-2026,17:28 WIB
Demo Berakhir di Polrestabes Surabaya, PSHT Diajak Polisi Buru DPO Pelaku Pembacokan
Jumat 31-07-2026,21:49 WIB
Pemkot Surabaya Pastikan Anak yang Viral di Medsos Bersekolah dan Diasuh Baik oleh Ayah Kandung
Jumat 31-07-2026,18:40 WIB
Ribuan PSHT Arus Bawah Geruduk Markas Debt Collector Surabaya, Kapolrestabes Janjikan Hadiah Tangkap Pelaku
Jumat 31-07-2026,22:06 WIB
KPTG Laporkan Dugaan Tanah Terlantar PT Garam ke ATR/BPN Sumenep
Terkini
Sabtu 01-08-2026,16:52 WIB
Empat Bulan Belum Ada Tersangka, Ahli Hukum Minta Penyidik Hati-hati Tangani Kasus Pasar Surya Surabaya
Sabtu 01-08-2026,16:45 WIB
Pemkot Surabaya Lindungi 1.008 Ojol Perempuan, Seluruh Pengemudi Didorong Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Sabtu 01-08-2026,15:42 WIB
Santunan Kematian di Lumajang Kini Disalurkan Lewat Kecamatan, Diterima Utuh Tanpa Potongan
Sabtu 01-08-2026,15:30 WIB
Mulai 1 Agustus, Harga Pertamax Turun
Sabtu 01-08-2026,15:23 WIB