JEMBER - Warga Dusun Krajan, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, digegerkan penemuan bayi laki-laki di bawah tanaman salak. Saat ditemukan, bayi yang ari-arinya masih menempel itu dibungkus plastik dan dikerubuti semut, Minggu (20/1) malam. Kini, bayi malang tersebut sudah mendapat perawatan medis. Kapolsek Arjasa AKP Eko Basuki TA SH menjelaskan kali pertama bayi tersebut ditemukan Budi Jumantoro, warga setempat, sekitar pukul 20.45. Ketika itu Budi hendak mengantar anaknya mengaji, mendengar tangisan bayi sekitar 25 meter dari rumahnya. "Saksi mencari asal suara tersebut, ternyata ada bayi yang dibungkus tas plastik di bawah pohon salak,” jelas Eko Basuki. Selanjutnya penemuan tersebut dilaporkan ke perangkat desa dan dilanjutkan ke polsek. Untuk menyelamatkan nyawa bayi tersebut, petugas membawa ke puskemas. Beratnya 3 Kg, dengan panjang badan 49 cm, dan tidak cacat. "Kami masih menyelidiki kasus pembuangan bayi ini. Untuk mengungkap siapa orang tua yang tega ini," lanjut Eko Basuki.(edy/tyo)
Antar Anak Mengaji, Warga Arjasa Temukan Bayi
Senin 21-01-2019,07:10 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 30-03-2026,06:45 WIB
Malam Ini Final FIFA Series, Indonesia vs Bulgaria: Ujian Taktik Dinamis John Herdman
Senin 30-03-2026,13:56 WIB
Peta Politik Kota Pasuruan Bisa Berubah, Bos Bus Pandawa Resmi Gabung PKB
Senin 30-03-2026,23:23 WIB
Khofifah Beberkan Capaian Jatim 2025: Ekonomi Tumbuh 5,33 Persen, Investasi Tertinggi 6 Tahun
Senin 30-03-2026,07:09 WIB
People Power Bisa Bikin Trump Jatuh
Senin 30-03-2026,09:00 WIB
Mudik Bikin Panik: Drama di Rumah Mertua saat Lebaran (2)
Terkini
Senin 30-03-2026,23:23 WIB
Khofifah Beberkan Capaian Jatim 2025: Ekonomi Tumbuh 5,33 Persen, Investasi Tertinggi 6 Tahun
Senin 30-03-2026,23:17 WIB
Gresik Gandeng Dunia Usaha Cegah Stunting, Enam Desa di Manyar Jadi Sasaran Program
Senin 30-03-2026,23:12 WIB
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Campak untuk Tenaga Medis & Kesehatan
Senin 30-03-2026,23:06 WIB
Kasus Campak di RI Terus Menurun hingga 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
Senin 30-03-2026,23:00 WIB