Lamongan, Memorandum.co.id - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir mengatakan, Islam masuk dan berkembang di Indonesia tidak dengan kekerasan dan teror. Tetapi dengan cara yang rahmah dan damai. [penci_ads id="penci_ads_4"] Hal itu disampaikan Haedar dalam tabligh akbar peringatan Milad 107 Muhammadiyah di Alun-alun Lamongan, Minggu (15/12) pagi. Guru besar sosiologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tersebut, menjelaskan proses masuknya Islam melalui proses yang panjang, berawal dari aliran kepercayaan, animisme dinamisme hingga ke agama Hindu dan Budha. "Dengan santun Islam perlahan di terima masyarakat Indonesia yang beragam dan menjadi agama mayoritas yang menggantikan agama hindu bunda yang sudah lama mendarah daging sebelumnya, di era kerajaan," ujarnya. Haedar mengungkapkan, Islam di Indonesia saat ini mempunyai misi untuk mengekspor semangat rahmatan lil alamin dunia internasional, agar ajaran Islam yang ramah dan damai bisa diterima masyarakat dunia. [penci_related_posts dis_pview="no" dis_pdate="no" title="baca juga" background="" border="" thumbright="no" number="4" style="list" align="left" withids="" displayby="tag" orderby="rand"] "Sebelum di ekspor terlebih kita harus berkaca pada diri sendiri dan Islam di Indonesia secara luas. Sebelum di ekspor sudah seharusnya kita memperbaiki dari dalam dulu," tegas pria dengan puluhan karya buku ini. Sementara Bupati Lamongan H Fadeli sering merasa iri dengan Muhammadiyah. Karena hampir setiap tahun Muhammadiyah membangun gedung baru, amal usaha baru yang belum mampu ditiru, apalagi disaingi Pemkab Lamongan. "Muhammadiyah telah banyak membantu pembangunan di Kabupaten Lamongan. Terbukti berkat kiprah Muhammadiyah Indeks pembangunan manusia (IPM) Lamongan mencapai 71,9 persen," ungkap Bupati dua periode ini. Dalam kesempatan tersebut Haedar Nashir meresmikan beberapa amal usaha baru milik Muhammadiyah, diantaranya gedung RSU Muhammadiyah Babat, RS Muhammadiyah Kalikapas, Gedung Baru RS Muhammadiyah Lamongan dan beberapa di bidang pendidikan. (al/har/mik)
Haedar Nashir: Islam Berkembang di Indonesia dengan Damai
Senin 16-12-2019,05:29 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 28-06-2026,20:28 WIB
Sidang Ke-3 Kasus Madiun Cs (4): Saksi Ali Fauzi Beberkan Soal CSR Anggota REI hingga STIKES
Minggu 28-06-2026,06:53 WIB
Sidang Ke-3 Kasus Maidi Madiun Cs (3): Sumarno Mengaku Tidak Pernah Serahkan Uang CSR PT Berkah Pada Maidi
Minggu 28-06-2026,15:01 WIB
Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Kejurda Aquathlon Jatim, Bupati Situbondo Targetkan Peningkatan Prestasi Atlet
Minggu 28-06-2026,08:24 WIB
Sinau Karo Mlaku, Kisah Serka Jianto, Prajurit Kodim Jember Mengabdi Lewat Mimbar Dakwah
Minggu 28-06-2026,08:57 WIB
Investasi Sampah Rp2 Triliun Masuk Jember, Bupati Fawait Tinjau TPA Pakusari
Terkini
Minggu 28-06-2026,21:46 WIB
DPRD Gresik Dorong Optimalisasi Aplikasi Siap KIR untuk Cegah Gratifikasi
Minggu 28-06-2026,20:28 WIB
Sidang Ke-3 Kasus Madiun Cs (4): Saksi Ali Fauzi Beberkan Soal CSR Anggota REI hingga STIKES
Minggu 28-06-2026,20:27 WIB
Sambut HUT Ke-80 Bhayangkara, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih untuk Warga Duduksampeyan
Minggu 28-06-2026,20:16 WIB
KontraS Surabaya Desak Pembebasan 24 Orang yang Diamankan Usai Demonstrasi di Grahadi
Minggu 28-06-2026,19:53 WIB