Sidoarjo, memorandum.co.id - Guna meningkatkan ekonomi masyarakat, Pemerintah Desa Tanjung Sari, Taman, Sidoarjo, menanam 200 pisang cavendish. Penanaman melalui 4 pokmas. Kepala Desa Tanjung Sari Abdul Rokim mengatakan, penanaman pisang ini bertujuan membantu perekonomian masyarakat. Manfaat pisang cavendish untuk membantu kesehatan khususnya menjaga jantung. "Saya berharap pisang Cavendish bisa menjadi ikon Tanjung Sari," jelas Abdul Rokim, Kamis (8/6/2023) Sekdes M Yusron A mengimbau kepada petani agar semangat dalam penanaman pisang cavendish agar benar-benar mandiri dalam hal perekonomian. Ali Rohmad, pendamping petani cavendish, mengatakan, prosesnya adalah pematangan lahan, penanaman diberi dolomit satu minggu, lalu ditanam. Perawatan disiram pagi dan sore, dipupuk 3 bulan sekali, "Masa panen 7-8 bulan," kata Ali Rohmad Ali Rohmad menambahkan, dalam hal pemasaran, ia juga membantu memasarkan pisang cavendish. "Memudahkan petani dalam penjualan," pungkasnya. (zae/jok/udi)
Pisang Cavendish Jadi Ikon Desa Tanjung Sari
Kamis 08-06-2023,17:47 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 08-02-2026,16:02 WIB
Geger! Guru di Jember Diduga Telanjangi Murid karena Hilang Uang, Dispendik Beri Sanksi Keras
Minggu 08-02-2026,11:08 WIB
Aksi Demo Selasa 10 Pebruari, Uji Taji DPRD Sidoarjo Akhiri Perang Dingin Eksekutif
Minggu 08-02-2026,19:00 WIB
Pertebal Ketakwaan, Jemaah Umrah Bakkah Travel Napak Tilas Jejak Perjuangan Nabi di Makkah
Minggu 08-02-2026,17:49 WIB
Tak Berizin dan Tak Bayar Sewa, Kabel FO Semrawut di Surabaya Ditertibkan Pemkot
Minggu 08-02-2026,12:40 WIB
Isak Tangis di Sudut Kakbah, Kisah Haru 4 Sekawan Mencari Ampunan dan Kepasrahan di Tanah Suci
Terkini
Senin 09-02-2026,07:31 WIB
Ajarkan Tertib Berlalulintas Sejak Dini, Polda Jatim Masifkan Edukasi ke Sekolah
Senin 09-02-2026,07:28 WIB
Kalulu Jadi Penyelamat Juventus, Hasil Imbang Dramatis Jaga Asa Scudetto
Senin 09-02-2026,07:25 WIB
Proses Hukum Menggantung, Rekonstruksi Eks Asrama VOC di Bandar Grissee Dikhawatirkan Hanya Jadi Replika
Senin 09-02-2026,07:05 WIB