Surabaya, memorandum.co.id - Lagi-lagi penyelundupan satwa liar tanpa dilengkapi dokumen kesehatan hewan berhasil digagalkan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Sebanyak 51 ekor burung gagak ini dikirim dari Makasar ke Surabaya untuk dijual. Polisi menggerebek penyelundupan itu usai burung dipindahkan dari truk ke mobil yang dikemudian Supriadi (51), warga Surabaya. Supriadi akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Penggagalan pengiriman burung gagak hitam ini bermula ketika polisi mendapat informasi ada puluhan burung yang dikirim menggunakan KM Dharma Fery V. Burung tersebut diangkut menggunakan truk Fuso. Setelah mendapat ciri-cirinya, polisi menyanggong ketika kapal bersandar. Bersama Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya akhirnya diselidiki dan truk tersebut melakukan bongkar muat di Jalan Kalianget. "Kami hentikan Supriadi saat membawa puluhan burung menggunakan angkot" tutur Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief Ryzki Wicaksana, Jumat (24/3/2023). Pengakuan tersangka Supriadi, ia diminta oleh seseorang berinisial B untuk mengambil burung gagak tersebut. Ia mengaku empat kali mengirim burung dengan upah Rp 300 ribu. Burung tersebut dimasukkan dalam keranjang plastik buah. Kemudian ditaruh dalam truk Fuso. Rencananya burung akan dijual ke seseorang. Sayangnya saat penangkapan, satu ekor mati saat perjalanan, sementara dalam proses penyelidikan sebanyak 17 ekor gagak mati. Sisanya sebanyak 33 ekor hidup dan sudah dikembalikan ke asalnya. "Sudah kami lepas ke habitatnya di Makassar. Ini bukan hewan dilindungi namun hewan liar yang pengirimannya tidak dilengkapi dokumen," ujar petugas BBKP Surabaya Santosa. Ia mengungkapkan, burung gagak hitam ini rencananya oleh tersangka dikirim ke Pasar Solo. Gagak hitam ini banyak dimintai bukan untuk peliharaan melainkan untuk ritual. "Ini untuk ritual, biasanya dijual Rp 200- 300 ribu per ekornya," terangnya. (alf)
Selundupkan 51 Gagak Hitam dari Makasar untuk Ritual
Jumat 24-03-2023,20:02 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 14-02-2026,07:32 WIB
Pilu, Siswi SMP Asal Surabaya Disekap dan Diperkosa Sekelompok Remaja di Gresik
Sabtu 14-02-2026,06:42 WIB
Dukung Program Presiden, TNI–Polri dan Warga Mojoroto Karya Bakti Massal
Sabtu 14-02-2026,08:30 WIB
Kisah Jaqueline Helena Ester Angelica: Segudang Prestasi, Setia Mengabdi untuk Pariwisata Surabaya
Sabtu 14-02-2026,14:24 WIB
Cetak Generasi Tangguh, Korem 083/BDJ Buka Persami Korps Kadet RI di Secaba Rindam V/Brawijaya
Sabtu 14-02-2026,07:47 WIB
Gudang Mutilasi Motor Nganjuk Dibongkar Polisi Surabaya, 4 Orang Diamankan
Terkini
Sabtu 14-02-2026,21:53 WIB
Peringati HPN 2026, PWI Jatim Gandeng PMI Gelar Donor Darah
Sabtu 14-02-2026,21:45 WIB
Sertijab Pejabat Utama dan Pelantikan Kasat PPA-PPO di Polresta Sidoarjo
Sabtu 14-02-2026,21:29 WIB
Rekor 13 Kemenangan Beruntun Persebaya Dihentikan Bhayangkara FC
Sabtu 14-02-2026,20:40 WIB
Babak Pertama, Persebaya Tertinggal Dua Gol dari Bhayangkara FC
Sabtu 14-02-2026,18:54 WIB