Lumajang, memorandum.co.id - Tim Cobra Polres Lumajang menangkan gugatan prapradilan yang diajukan oleh PT Amoeba Internasional (Q-Net). Tuntutan Rp 100 miliar yang ditujukan kepada Kapolres Lumajang yang ketika itu masih AKBP M Arsal Sahban, tidak dikabulkan oleh hakim. Begitu juga dengan tuntutan kuasa hukum Gita Hartanto, yang mengatakan penggeledahan dan penyitaan ke Kantor PT Amoeba Internasional tidak sah juga di tolak oleh hakim. Artinya, semua proses penyitaan dan penggeledahan yang dilakukan oleh tim Cobra Polres Lumajang sudah sesuai dengan prosedur. Solichin Kuasa hukum Gita Hartanto juga menyatakan, penyidikan yang dilakukan oleh Tim Cobra Polres Lumajang tidak tepat dan menciderai keadilan. Dengan dalil apa yang disampaikan dalam gugatannya yang menyatakan bahwa penyelidikan kepada PT Amoeba Internasional sudah pernah dilakukan oleh Bareskrim Polri tahun 2018. Dipaparkan Solichin hal itu berdasarkan surat perintah penyelidikan nomor : SP.Lidik/364/V/RES.2.5/2018/dittipideksus tanggal 25 mei 2018 terkait perdagangan skema piramida dan tidak memiliki SIUPL (surat izin usaha penjualan langsung), tapi penyelidikan dihentikan berdasarkan surat nomor : B/ 2001 / VIII / Res.2.5/2018/dittipideksus tanggal 1 agustus 2018 karena bukan tindak pidana. Demikian juga penyidikan yang dilakukan oleh Dit Reskrimsus Polda Jatim tahun 2017 berdasarkan Sprindik nomor : SP-Dik/306/V/2017/ditreskrimsus tanggal 22 Mei 2017, yang kemudian di SP3 (surat penghentian penyidikan) oleh Direktorat krimsus Polda Jatim berdasarkan surat ketetapan nomor : S.Tap/59/X/2017/Ditreskrimsus tanggal 6 oktober 2017 karena bukan merupakan tindak pidana. “Tapi kenapa Polres Lumajang bisa menyidik kembali Qnet yang dijalankan oleh PT Amoeba Internasional,” ujar Solichin. Tapi Para Penyidik Tim Cobra Polres Lumajang dan kuasa hukum AKBP M Arsal Sahban mampu meyakinkan hakim bahwa saksi yang diperiksa, tempus delicti (waktu terjadinya tindak pidana) dan locus delictinya (tempat terjadinya tindak pidana) berbeda dengan yang disidik oleh Bareskrim Polri dan Ditkrimsus Polda Jawa Timur. Walaupun penyidikan dilakukan kepada perusahaan dan tindak pidana yang sama, yaitu kepada PT Amoeba Internasional yang menjalankan usaha perdagangan tanpa SIUPL dan mendistribusikan barang dengan skema piramida. Saksi ahli yang diajukan oleh kuasa hukum PT Amoeba Internasional yaitu Dr Sudariyad, dosen Universitas Padjajaran juga tidak memiliki kompetensi yang sesuai. Karena bidang keahliannya dan gugatan yang diajukan oleh kuasa hukum Gita Hartanto sesuai. Hal ini terlihat saat hakim menyatakan bahwa ahli yang diajukan tidak punya kapasitas dalam gugatan prapradilan tersebut karena keahliannya dalam bidang perdagangan dan korporasi. Sedangkan pra pradilan terkait dengan penyitaan dan penggeledahan yang seharusnya ahli hukum pidana yang lebih pas menjelaskan. AKBP M Arsal Sahban, yang kini menjabat Wakapolresta Bogor Kota, ketika dikonfirmasi via telepon menyatakan dirinya sangat yakin pasti akan memenangkan gugatan tersebut. Karena semua proses penyidikan sudah berjalan secara profesional dan sesuai prosedur. "Proses penangkapan, proses penggeledahan dan penyitaan yang penyidik lakukan semuanya berdasarkan fakta-fakta hasil penyidikan dari keterangan saksi, keterangan ahli dan petunjuk-petunjuk yang penyidik temukan” ujar Arsal yang menyelesaikan S3 hukum Bisnis di Universitas Padjajaran Bandung.(tri/tyo)
Q-Net Gagal Gugat Tim Cobra Rp 100 miliar
Kamis 05-12-2019,14:39 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,11:31 WIB
Forkopimda Sidoarjo Siapkan Operasi Besar-besaran Tertibkan Toko Miras Ilegal dan Prostitusi Terselubung
Selasa 28-07-2026,18:16 WIB
Kapolda Jatim Pimpin Sertijab 26 Pejabat Baru, Ini Daftar Lengkapnya
Selasa 28-07-2026,15:32 WIB
Bupati Bojonegoro Lepas KKN Unugiri 2026, Mahasiswa Siap Mengabdi di Dalam dan Luar Negeri
Selasa 28-07-2026,07:13 WIB
BGN Gandeng Kejagung Sisir Mitra MBG Bermasalah, Sudaryono Tegaskan Tak Ada Toleransi
Selasa 28-07-2026,09:04 WIB
Fatwa MUI Jatim soal Vape Jadi Sorotan, DJ Windy Ingatkan Pentingnya Etika di Ruang Publik
Terkini
Rabu 29-07-2026,06:01 WIB
Hilang Kendali Usai Salip Motor, Remaja Tabrak Mobil Parkir di Gayungsari Barat
Selasa 28-07-2026,21:44 WIB
Korsleting Sulap Kandang di Gandusari Blitar Jadi Abu, 450 Ekor Ayam Mati Terpanggang
Selasa 28-07-2026,21:41 WIB
Bhabinkamtibmas Medokan Ayu Sosialisasikan Layanan Call Center 110 Tingkatkan Pelayanan Publik
Selasa 28-07-2026,21:39 WIB
Dinkes Situbondo Gandeng Masyarakat dan DPRD Tingkatkan Layanan Kesehatan Transparan
Selasa 28-07-2026,21:37 WIB