Surabaya, memorandum.co.id - Warga Klampis Ngasem bersama organisasi masyarakat (ormas) gabungan berencana melakukan aksi unjuk rasa (unras) di tempat hiburan malam Jalan Arief Rahman Hakim, Chug Bar. Ketua RW 3 Klampis Ngasem Abudin membenarkan adanya kabar tersebut. Rencananya, aksi unras digelar pada Jumat (17/3) siang. Ratusan warga akan meluruk dan melakukan aksi protes penutupan tempat diskotek tersebut. “Warga bersama sejumlah ormas akan turun melakukan aksi kegiatan penolakan atau penutupan Chug Bar. Rencananya setelah salat Jumat sekitar pukul 13.00,” terang Abudin, Rabu (15/3/2023). Pihaknya menyebut, massa aksi terdiri dari sejumlah ormas. Di antaranya melibatkan Banser Ranting Klampis Ngasem, Ansor ranting Klampis Ngasem, Tanfidz ranting Klampis Ngasem, MWC NU Sukolillo, IPNU ranting Klampis Ngasem, dan IPPNU ranting Klampis Ngasem. “RW di Klampis Ngasem yang resah dengan keberadaan Chug Bar juga akan turun, baik PAM Klampis, Karang Taruna, dan warga,” jelasnya. Menurut Abudin, aksi ini dilandasi oleh adanya masalah sosial yang sering ditimbulkan oleh Chug Bar. Mulai dari suara bising, keributan antarpengunjung, hingga tawuran di permukiman warga. “Warga sudah lelah dengan keberadaan Chug Bar yang meresahkan dan mengganggu ketenteraman warga. Beberapa kali terjadi gesekan dan keributan dari pengunjung maupun pegawai Chug Bar. Hal tersebut dikarenakan pengaruh minuman beralkohol (mihol). Jadi sebaiknya ditutup saja,” jelas dia. Sedangkan Rohman selaku Ketua Banser Klampis Ngasem memastikan bahwa pihaknya akan ikut dalam aksi unras pada Jumat mendatang. Pihaknya mengaku jengah dengan dampak yang ditimbulkan oleh Chug Bar. Yang salah satunya membuat lingkungan sekitar tidak kondusif. “Kita mendesak untuk ditutup, silakan Chug Bar pindah di tempat lain saja. Karena selama ini, diskotek tersebut jadi sumber kegaduhan di wilayah Klampis Ngasem,” tandasnya. Sedangkan Dhinyo selaku manajer operasional Chug Bar ketika dikonfirmasi terkait rencana aksi yang akan digelar pada Jumat mendatang itu, mengaku tidak tahu adanya beberapa warga dan ormas gabungan yang hendak unjuk rasa di kafenya. "Tidak tahu saya info itu. Apa betul itu akan terjadi," kata Dhinyo. Sebelumnya, owner Chug Bar, Richard menegaskan bahwa sudah melakukan maksimal, baik dari sisi keamanan maupun penambahan peredam. "Peredam sudah kita dobel," ujarnya. Akan tetapi, lanjutnya, memang beberapa hari lalu sempat terjadi tawuran. Saat kejadian tawuran itu, karyawanya sepulang kerja saat dijalan dilempari kayu oleh pemuda. “Posisi terakhir ada tawuran itu jauh dari area Chug. Saya ditunjukin bukti foto kayu panjang, bahkan ada yang melempar juga lalu dikejar oleh anak-anak (karyawannya) sehingga terjadi tawuran,” pungkasnya. (bin/alf)
Warga dan Ormas Gelar Unras Tuntut Tempat Hiburan Malam Ditutup
Rabu 15-03-2023,19:08 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 07-09-2026,15:22 WIB
Kredit Macet KPRI Sejahtera Capai Rp45 Miliar, Tim Penyelamat Sisir Debitur Jumbo
Senin 07-09-2026,17:24 WIB
Didemo Atlet Bersama Wawali, Wali Kota Blitar Pilih Cek Pembangunan Fisik
Senin 07-09-2026,15:41 WIB
Sehari Tiga Kecelakaan Lalu Lintas di Gresik, 3 Meninggal Dunia dan Lainnya Luka
Senin 07-09-2026,07:07 WIB
Ratusan Kader Lolos Gemblengan AMPG Jatim, Golkar Bidik Generasi Baru 2029
Senin 07-09-2026,09:31 WIB
Kisah Pilu PMI Jember, Meninggal Sebatang Kara di Musala Shah Alam
Terkini
Selasa 08-09-2026,06:07 WIB
Wisuda Politeknik Agraria STPN 2026: Lulusan Diminta Bawa Nilai Keadilan Sosial ke Dunia Kerja
Selasa 08-09-2026,05:22 WIB
Persebaya Pantau Kebugaran Pemain Jelang Hadapi PSIM Yogyakarta di Surabaya
Selasa 08-09-2026,04:30 WIB
Cinta yang Tak Pernah Diperjuangkan (2): Bertahan Lama Namun Berujung Pahit
Selasa 08-09-2026,03:31 WIB
Pascagempa 7,7 Magnitudo, Infrastruktur dan Layanan Pendidikan-Kesehatan NTT Pulih
Selasa 08-09-2026,02:31 WIB