Suasana Chug Bar Jalan Arief Rahman Hakim, Sukolilo. Surabaya, memorandum.co.id - Manajemen Chug Bar membenarkan bahwa lima orang tersangka yang mengeroyok tiga warga Klampis Ngasem berstatus karyawan. Sehari-hari, mereka bekerja sebagai waitress di hiburan malam Jalan Arief Rahman Hakim itu. Kini, selain mendekam di sel tahanan Polsek Sukolilo, kelima orang itu telah dipecat. “Benar, mereka semua pegawai Chug Bar yang bekerja sebagai waitress. Sekarang ini, status kelima anak yang berbuat ulah itu sudah di-PHK sejak mereka melakukan kesalahan itu (sejak Minggu, red). Sudah dipecat,” ucap Manajer Operasional Chug Bar Dhinyo, Senin (13/3/2023) malam. Menurutnya, perusahaan tidak mentolerir sikap arogansi dan aksi premanisme. Baik sewaktu dalam posisi bekerja maupun selepas sebagai karyawan Chug Bar. “Kita tidak membenarkan kejadian tersebut. Perusahaan tidak mentolerir aksi kekerasan. SOP dari perusahaan tidak boleh bersikap seperti itu,” tandasnya. Lebih jauh, Dhinyo memastikan bahwa pihaknya memiliki SOP ketat untuk mencegah aksi tawuran maupun kekerasan di lingkungan Chug Bar. “Jadi kalau ada yang berantem di atas, itu kita bawa turun ke bawah, lalu kita memulangkan mereka dengan dikawal sekuriti. Jadi kita memantau sampai mereka benar-benar keluar dari lingkungan kita. Juga kita pastikan tidak sampai masuk ke permukiman warga,” bebernya. Sedangkan ditanya soal perizinan Chug Bar yang diduga belum mengantongi izin diskotik hingga mengedarkan minuman beralkohol (mihol), Dhinyo mengaku tak mengetahui hal tersebut. “Wah kalau soal perizinan saya tidak tahu. Saya juga tidak berwenang menjawab itu. Hak saya hanya di bagian operasional. Kalau masalah perizinan bisa ditanyakan ke kantor langsung pada jam siang,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, aksi penganiayaan terjadi di Jalan Klampis Jaya, Minggu (12/3/2023) dini hari. Lima pemuda yang merupakan karyawan Chug Bar mengeroyok tiga remaja. Para pelaku masing-masing Ainur Rofik (25), asal Jalan Sido Mulyo I Gang Buntu, Surabaya; Haykal Ardinar Julianto (19), warga Jalan Kunti; Ilham Trisa Widjaja (24), warga Jalan Sombo; Asad Khoirul (22) dan N Wildan Maulidi (20), asal Jalan Botoputih Gang II. Saat ini, kelima pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif anggota penyidik unit Reskrim Polsek Sukolilo. Sedangkan korban Puri Akbar (19), asal Jalan Klampis Semalang V dan Achmad Edo Handani (21), warga Jalan Klampis Ngasem menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Sukolilo. Diduga kuat, korban mengalami gegar otak ringan akibat dikeroyok oleh kelima pelaku. “Lima tersangka yang kami amankan ini mengakui saat mengeroyok dalam kondisi mabuk. Setelah menjalani pemeriksaan, kami lakukan penahanan terhadap kelima terduga pelakunya,” kata Kapolsek Sukolilo Kompol Muhammad Sholeh, Minggu (12/3). “Sedangkan hingga saat ini, dua dari tiga korban pengeroyokan masih dilakukan perawatan intensif di RSU (Rumah Sakit Umum) Haji Sukolilo karena mengalami gegar otak ringan,” imbuh Sholeh. (bin/fdn)
Keroyok Warga Klampis Ngasem, Chug Bar Pecat 5 Orang Karyawan
Senin 13-03-2023,21:58 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 14-04-2026,05:39 WIB
Jaksa Agung Rombak 14 Kajati, Ini Daftar Nama Pejabat yang Bergeser
Selasa 14-04-2026,06:18 WIB
Presiden Prabowo Ucapkan Hari Kosmonaut untuk Putin dan Warga Rusia, Sorot Nama 'Gagarin' di Indonesia
Selasa 14-04-2026,14:25 WIB
Ironi di Balik Rimbun Hutan, Gus Fawait Siapkan Strategi Radikal Entaskan 90 Ribu KK Miskin Ekstrem
Selasa 14-04-2026,05:49 WIB
Brace Okafor di Old Trafford! Leeds Akhiri Puasa 23 Tahun, Man United Tersungkur di Kandang
Selasa 14-04-2026,06:41 WIB
Pertemuan Bilateral, Presiden Prabowo: Pembicaraan Indonesia-Rusia Sangat Produktif dan Kemajuannya Pesat
Terkini
Selasa 14-04-2026,23:16 WIB
Tersangka Meninggal, Kasus Yai Mim Dihentikan Polresta Malang Kota
Selasa 14-04-2026,22:14 WIB
Tukang Parkir Asal Bangkalan Didakwa Jual 100 Butir Ekstasi di Diskotek Station Surabaya
Selasa 14-04-2026,22:11 WIB
Sengketa Pohon Mangga Berujung Bacok di Surabaya, Terdakwa Bantah Unsur Kesengajaan
Selasa 14-04-2026,22:07 WIB
Kebakaran Gudang Elektronik Bubutan Surabaya Padam Tanpa Korban
Selasa 14-04-2026,22:03 WIB