Surabaya, Memorandum.co.id - Warga Jalan Karang Empat dibuat geger dengan tewasnya Eko Pireno (49) dengan cara gantung diri di rumahnya, Kamis (9/3) malam. Diduga, Eko depresi karena sakit kanker yang ia derita tak kunjung sembuh. Korban pertama kali ditemukan SK (49), saudara korban. Saat itu, saksi baru pulang dari bekerja pukul 17.15. Memiliki firasat buruk, SK pun ke rumah korban. Nah, saat dipanggil, korban tak memberikan respon. "Firasat saksi tidak enak, lalu saksi menuju ke kebelakang untuk ke kamar mandi dan saksi menemui korban sudah tergantung dan meninggal dunia," kata Sekretaris BPBD Surabaya, Ridwan Mubarun. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Agus Suprayogi menyebut, jika korban nekat mengakhiri hidup karena depresi penyakit kanker yang lama diderita tak kunjung sembuh. "Tak ada tanda-tanda kekerasan. Murni karena sakit," kata Yogi. Disinggung terkait darah yang mengalir dari lehernya, Yogi menegaskan jika darah itu disebabkan dari luka jerat dan luka dari penyakit yang ia derita. "Sebelumnya leher korban sudah banyak luka mas," tutup dia. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Termasuk secarik kertas wasiat yang ditulis korban sebelum mengakhiri hidupnya. "Ojo bengok-bengok panggil 112 (jangan teriak-teriak panggil 112)," tulis korban.(fdn)
Sakit Kanker Menahun, Pria Karang Empat Gantung Diri
Jumat 10-03-2023,14:42 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,23:08 WIB
Golkar Buka Suara soal Isu Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Bahlil Terseret
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Jumat 06-11-2026,22:08 WIB
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Pemkab Klaten, Telusuri Praktik sebelum Era Hamenang
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Terkini
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB
Gandeng Kampus, Polresta Malang Kota Deklarasikan Boso Walikan
Sabtu 07-11-2026,19:24 WIB
Wanita Tewas Terserempet Kereta Api Jenggala di Plosowahyu Lamongan
Sabtu 07-11-2026,18:26 WIB
Resmikan Rumah Tulus Hati, Wali Kota Mas Adi Dorong Pelestarian Kawasan Heritage di Kota Pasuruan
Sabtu 07-11-2026,17:29 WIB