Surabaya, memorandum.co.id - Polisi masih menunggu hasil visum bocah berusia 6 tahun bernama FNS tewas tenggelam di kolam renang Jalan Gadel Sari Praja, Kamis (9/2/2023) kemarin Kapolsek Tandes Kompol Danu Anindito mengatakan mengatakan bahwa masih menunggu hasil visum. "Kalau hasil visum masih di RS, belum keluar. Kami nunggu hasil visum. Dan sama sama menunggu," kata Danu, Jumat (10/2/2023) Sementara itu, usai insiden nahas tersebut Polsek Tandes telah memeriksa dua orang. "Sudah ada dua orang yang sudah kami periksa pemilik kolam, pun juga orang yang ikut bantu si pemilik bawa korban ke RS," jelasnya. Saat ini polisi masih melakukan proses penyelidikan mengenai penyebab pasti korban meninggal. "Kalau materi isinya pemeriksaan ya enggak bisa disampaikan. Iya sampai sekarang masih proses tahap lidik. Belum dapat disimpulkan masih lidik," jelasnya. Sementara lanjut, Danu Anindito Ditanya apakah ada dugaan tindak pidana? Danu mengaku belum dapat menyimpulkan. Lantaran saat ini masih proses penyelidikan. "Masih jauh (dugaan tindak pidana), entar dulu. Belum sampai ke sana. Masih pemeriksaan saja. Belum kami simpulkan juga. Tapi tetap, anggota masih tetap kerja," imbuhnya. Mengenai kolam berbayar atau sewa Danu belum menyanpaikan karena masih menunggu proses penyelidikan. "Berbayar atau enggak, itu saya belum dapat, karena itu pertanyaan penyidik. Iya masih materi," jelasnya. Sementara mengenai pihak keluarga memilih menyelesaikan secara kekeluargaan, bagaimana? "Kalau pihak keluarga, ya silahkan. Kami enggak bisa memaksakan dari pihak keluarga. Namun, tetap kami dari polsek, tetap melengkapi administrasi yang ada. Jangan sampai nanti entar misalnya, di kemudian hari kami dipersalahkan dan lain lain. Tetap kami adminstrasi kami lanjutkan sebagimana mestinya. Nanti perkara keluarga mau, tidak mempermasalahkan ataupun sudah mengiklaskan dan lain lain, itu memperingan," paparnya. Intinya, lanjut Danu, langkah yang dilakukan sesuai prosedur. "Karena ini kan kehilangan nyawa. Cuma, sekali lagi ini musibah, anak anak berenang di kolam renang, lalu kena musibah, musibahnya kehilangan nyawa.Intinya kami tetap sesuai prosedur. Proses pemeriksaan dan lain lain administrasi, tetap kami penuhi semuanya," jelasnya. Nanti ketika orangtua korban ataupun tidak keberatan atau mengikhlaskan, pihaknya juga tidak bisa memaksakan. Itu memang hak orangtua korban. Pihaknya tetap administrasi penuhi semua. "Intinya, kami tetap administrasi. Kami tetap hati hati. Kami tidak memihak kanan atau kiri. Tetap sesuai kami tugas aja, kami laksanakan. Misalkan pihak keluarga korban tidak berkeberatan, bisa menyampaikan," pungkasnya. (alf)
Kematian Bocah Gadel Tunggu Hasil Visum
Jumat 10-02-2023,20:37 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 21-05-2026,16:18 WIB
Pengacara Sebut Tudingan Pengasuh Ponpes Situbondo Bawa Kabur Santriwati Hanya Cerita Bohong
Kamis 21-05-2026,14:43 WIB
Rela Batalkan Salat Demi Curi Motor, Pemuda Kenjeran Surabaya Dibekuk Polisi
Kamis 21-05-2026,20:10 WIB
DTPHP Kabupaten Malang Salurkan Bantuan Alsintan untuk 15 Poktan
Kamis 21-05-2026,19:19 WIB
Pemerintah Pastikan Transparansi Aturan Ekspor Baru ke Pelaku Usaha Jelang Implementasi 1 Juni
Kamis 21-05-2026,19:11 WIB
Sekda Jember dan BPOM Telusuri Dapur MBG Pascainsiden Dugaan Keracunan Siswa TK
Terkini
Jumat 22-05-2026,11:24 WIB
Dorong Layanan Publik Modern, Diskominfo Lumajang Optimalkan Website Perangkat Daerah
Jumat 22-05-2026,11:22 WIB
Cegah Pungli, Polsek Pronojiwo Amankan Wisata Tumpak Sewu dari Oknum Nakal
Jumat 22-05-2026,11:14 WIB
Pastikan Situasi Aman dan Kondusif, Polsek Tempursari Hadiri Pelepasan Siswa MTs Negeri 2 Lumajang
Jumat 22-05-2026,11:11 WIB
Kenaikan Dolar Mulai Memakan Korban, Kadin Jatim Minta Pemerintah Realokasi Anggaran KDMP
Jumat 22-05-2026,10:59 WIB