Surabaya, memorandum.co.id - Selain mendapat pasokan dari Aceh, TG (25), dan DS (25), kedua tersangka yang ditembak mati anggota unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya juga tergabung dalam jaringan internasional. Hanya saja, pihaknya masih fokus untuk mengembangkan terkait jaringan Aceh tersebut. Dalam hasil interogasi kedua tersangka berencana akan mengirimkan dua kilo barang haram itu ke Jatim. "Ya barang tersebut akan dikirim ke Jatim," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian ditemui di kamar mayat RSUD Dr Soetomo, Minggu (1/12) malam. Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu menyebut, saat ini yang masih menjadi pekerjaan cukup berat adalah mencari keberadaan bandar besar. "Ada di Aceh (bandar, red). Inisialnya MK, dia yang merupakan bandar besar," pungkas Memo. (fdn/fer)
Dua Bandar Sabu Ditembak Mati, Masuk Jaringan Internasional
Senin 02-12-2019,00:38 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 29-05-2026,12:34 WIB
Dua Dekade Lumpur Lapindo Sidoarjo, ITS Ungkap Perubahan Ekosistem Sungai Porong
Jumat 29-05-2026,09:21 WIB
Tersangka Utama Pembuatan STNK Palsu Surabaya-Pasuruan Ternyata Pemain Lama
Jumat 29-05-2026,12:53 WIB
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Seret Wakil Ketua DPM FIB Untag Surabaya
Jumat 29-05-2026,10:34 WIB
Promo Diskon Tokopedia, BRI Beri Potongan Rp 100 Ribu untuk Belanja Akhir Pekan
Jumat 29-05-2026,11:43 WIB
Pedro Matos Resmi Keluar dari Persebaya Surabaya
Terkini
Jumat 29-05-2026,21:56 WIB
TNI dan Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Jember, Hubungkan Akses yang Putus 7 Tahun
Jumat 29-05-2026,21:49 WIB
Belum Miliki IPAL Standar, BGN Hentikan Sementara 11 Dapur SPPG di Lamongan
Jumat 29-05-2026,21:42 WIB
Pemkab Situbondo Raih Opini WTP Ke-11 dari BPK RI, Catat 10 Kali Berturut-turut
Jumat 29-05-2026,21:36 WIB
PKB Jawa Timur Bagikan 100 Ribu Paket Daging Kurban kepada Masyarakat
Jumat 29-05-2026,21:25 WIB