Surabaya, memorandum.co.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta warganya untuk mewaspadai segala bentuk modus penipuan baik melalui telepon atau WhatsApp. Sebab, baru ini ada seorang warga yang menjadi korban penipuan dengan kerugian puluhan juta melalui modus telepon anak kecelakaan. Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, bahwa kejahatan penipuan dengan modus telepon keluarga kecelakaan itu sudah lama. Untuk itu, ia meminta warga agar mengkroscek terlebih dahulu apabila menerima telepon yang mengabarkan ada keluarga kecelakaan. “Misal kecelakaan, nanti biasanya ada yang telepon malam-malam. Kalau ada yang telepon cek dulu, ditanyakan rumah sakit mana,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Rabu (8/2/2023). Menurutnya, modus telepon ada keluarga kecelakaan telah berulang kali dilakukan oleh pelaku kejahatan. Maka dari itu, yang paling penting sekarang adalah warga harus lebih berhati-hati ketika menerima telepon dari orang tak dikenal. “Kejadian ini sudah terjadi berulang kali. Kalau sudah berulang kali terjadi dengan modus yang sama, maka kalau kita kena, berarti kita yang kurang hati-hati,” katanya. Wali Kota Eri juga mengungkapkan, bahwa tak hanya telepon modus keluarga kecelakaan yang seringkali digunakan pelaku kejahatan. Namun, modus penipuan dengan mengaku pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga kerap dilakukan oleh pelaku kejahatan. “Nanti juga sama, ketika ada pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) atau wali kota pasti ada telepon (penipuan) seperti itu. Herannya kok masih ada yang tertipu. Makanya saya berharap warga Surabaya mohon berhati-hati,” pesan Cak Eri, sapaan lekat Wali Kota Surabaya. Oleh sebabnya, Cak Eri kembali mengimbau warga apabila mendapatkan telepon serupa agar dapat mengecek terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut. Mulai dari di mana rumah sakit keluarga yang dikabarkan mengalami kecelakaan hingga nomor telepon tenaga kesehatan atau dokter yang menangani. “Kalau mereka tidak bilang rumah sakit mana, terus nomor ponsel dokternya masih tidak jelas, artinya kan tidak benar. Biasanya juga telepon itu pagi hari, bikin kita kaget. Makanya modus-modus seperti ini supaya lebih hati-hati, lebih dikuatkan lagi imannya biar tidak gampang dibohongi,” pungkasnya. (rio)
Marak Penipuan Modus Kecelakaan, Wali Kota Minta Warga Waspada
Rabu 08-02-2023,19:08 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Terkini
Minggu 08-11-2026,03:20 WIB
Mutasi Jajaran Polres Jombang, Kasat Lantas hingga Kapolsek Resmi Berganti
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Sabtu 07-11-2026,23:20 WIB
The Alana Malioboro Hadirkan Perayaan Halloween Unik Bernuansa Jepang di Yogyakarta
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB