Surabaya, memorandum.co.id - Kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2020 sebesar 8,51 persen berpengaruh terhadap investasi di Jatim, khususnya di ring I. Tercatat ada 16 perusahaan yang merelokasi usahanya ke luar daerah dengan upah minimum lebih rendanh. Seperti diketahui UMK 2020 Jatim telah ditetapkan GUbernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (20/11). Besarnya UMK di ring I, Kota Surabaya Rp 4.200.479,19, Kabupaten Gresik Rp 4.197,030,51, Kabupaten Sidoarjo Rp 4.193,581,85, Kabupaten Pasuruan Rp 4.190,133,19, dan Kabupaten Mojokerto Rp 4.179,787,17. Sementara UMK terendah adalah Kabupaten Magetan Rp 1.913.321,73. "Kenaikan UMK di Jatim memang berpengaruh terhadap investasi. Industri di ring 1 yakni Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto harus merelokasi atau memindah lokasi pabriknya ke luar daerah," ujar Kabid Hubungan Industrial Disnakertrans Jatim, Yuntarti Panca Puspita, Rabu (27/11). Tiga industri dari Surabaya yang relokasi adalah PT Bumi Menara Internusa ke Lamongan, PT Darma Anugerah Indah dan PT Classic Prima Carpet ke Jombang. Sementara enam industri dari Sidoarjo yang relokasi, yakni PT Global Way Indonesia ke Madiun, PT Kharisma Indonesia dan CV Karindo Putra Jaya ke Nganjuk, PT Sumber Citra Persada dan PT Salim Brothers ke Jombang, dan PT Aggiomultimex ke Malang. “Disusul satu industri dari Gresik, yakni PT Pradipta relokasi ke Jombang serta dari Pasuruan ada tiga industri yakni PT Karyamitra Budi Sentosa ke Ngawi dan Madiun, serta PT Shoufong L ke Bojonegoro, dan PT Namyoung ke Rembang/Jepara (Jateng),”terang dia. Selain itu, Yuntarti menambahkan, juga didapati di Mojokerto ada dua industri yang relokasi, yakni PT Sengdam ke Rembang/Jepara (Jateng), PT Dwi Prima Sentosa ke Ngawi dan Madiun. Satu industri di Jombang, yakni PT Karya Mekar Dewatamali relokasi ke Nganjuk. Yuntarti menegaskan, relokasi industri tersebut menjadi konsekuensi perubahan investasi atas kebijakan UMK 2020. "Jika relokasi masih di wilayah Jawa Timur, saya pikir tidak masalah. Namun ada yang investasinya pindah ke Jawa Tengah, itu yang kami sayangkan," pungkas dia.(why/dhi)
UMK Naik, 16 Perusahaan Relokasi Industri ke Luar Daerah
Kamis 28-11-2019,09:11 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,17:45 WIB
Masuki Babak Akhir, Kejari Situbondo Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi PUPR
Senin 13-04-2026,17:50 WIB
Viral Pohon Beringin Tumbang di Situbondo Kembali Tegak Usai Ranting Dipotong
Senin 13-04-2026,14:22 WIB
Atasi Keluhan Ganti Harga Plastik, Widarto Bagikan Ribuan Goodie Bag di Pasar Tradisional Jember
Senin 13-04-2026,22:29 WIB
Putin Nyatakan Rusia Terbuka Kerja Sama dengan Indonesia saat Bertemu Presiden Prabowo di Moskow
Senin 13-04-2026,14:46 WIB
CFD Mojoagung Digodok Serius, DPRD Jombang Soroti Dampak Lalu Lintas hingga Potensi UMKM
Terkini
Selasa 14-04-2026,12:53 WIB
Hari Pertama Jadi Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin Ajak Kepala OPD hingga Camat Rapat Internal
Selasa 14-04-2026,12:50 WIB
Tutup Celah Salah Sasaran, Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Daerah hingga Tingkat Desa
Selasa 14-04-2026,12:31 WIB
Labfor Polda Jatim Turun Tangan Selidiki Ledakan Mesin Pengering SPPG Kandangan 2 Ngawi
Selasa 14-04-2026,12:28 WIB
Pastikan Stabilitas Pangan dan Keamanan, Polsek Tandes Masuk Pasar Sosialisasi Call Center 110
Selasa 14-04-2026,12:23 WIB