Surabaya, memorandum.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan terkait cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Potensinya berupa hujan berintensitas lebat hingga ekstrem disertai angin kencang. Potensi lainnya berupa gelombang tinggi dan air laut pasang yang bisa memicu banjir rob di wilayah pesisir. Merespons imbauan ini, Camat Bulak, Bambang Udi Ukoro, tak memungkiri bahwa cuaca ekstrem menjadi alarm di wilayahnya mengingat kawasan pesisir Pantai Kenjeran terhubung dengan laut. Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat, terutama nelayan dan wisatawan agar waspada dalam beberapa hari ke depan. Terlebih, BMKG melaporkan bahwa curah hujan tinggi disertai dengan angin kencang akan terjadi sepanjang Januari. Yang ini kemudian dapat menimbulkan bencana alam seperti banjir. "Pada saat ini memang kita telah mendapatkan informasi dari BMKG bahwa dalam beberapa hari ini rawan bencana alam atau tepatnya banjir. Bahkan sebelum tahun baru maupun setelahnya. Karena itu, antisipasi kita adalah dengan mengimbau kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan wisatawan di wilayah Bulak untuk lebih prepare, berhati-hati, dan waspada," ucap Bambang, Senin (2/1/2023). Selain itu, pihaknya juga terus melakukan kontrol terhadap sarana dan prasarana (sarpras) selama cuaca ekstrem di wilayah Bulak. Aliran listrik, pohon rawan tumbang, dan lain sebagainya dilakukan pemantauan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Terpisah, Ketua Nelayan Nambangan Mas'ud menyebut para nelayan sampai saat ini masih melaut. Namun begitu, pihaknya akan menghentikan aktivitas melautnya apabila kondisi cuaca di sekitar pesisir Pantai Kenjeran tak menentu. Dia menilai imbauan BMKG tak bisa diacuhkan. "Kalau demikian, maka kita tidak tebar jaring dulu. Kita lihat besok arah anginnya, karena terkadang yang kita khawatirkan saat berangkat aman, tapi di tengah laut cuacanya tiba-tiba berubah. Ini yang bahaya," kata Mas'ud. Hal senada disampaikan oleh Ketua Nelayan Cumpat M Insan. Saat ini, sebagian nelayan ada yang meliburkan diri untuk mencari ikan. Namun sebagian lain masih melaut. "Terima kasih imbauannya. Sebelum-sebelumnya kami melaut seperti biasa, normal. Namun kalau ada kabar cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan kami akan libur dulu," tandasnya. (bin)
Cuaca Ekstrem, Camat Bulak Imbau Nelayan dan Wisatawan Waspada
Senin 02-01-2023,19:09 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 27-05-2026,14:52 WIB
Jamin Kelayakan Hewan Kurban di Jember, Gus Fawait: Kami Ingin Warga Merasa Aman dan Nyaman Beribadah
Rabu 27-05-2026,12:47 WIB
Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar Tewaskan Pemuda
Rabu 27-05-2026,17:24 WIB
Sembelih 6 Hewan Kurban, Dandim Lumajang: Iduladha Perkuat Nilai Keikhlasan dan Kepedulian
Rabu 27-05-2026,13:58 WIB
Sinergi Pemkab dan Polres Malang Salurkan Ratusan Hewan Kurban, Sapi Jumbo Presiden Dipotong di Ngantang
Rabu 27-05-2026,19:10 WIB
Nekat Buang Darah Hewan Kurban ke Kali Surabaya, Warga Disanksi Tipiring dan KTP Disita
Terkini
Kamis 28-05-2026,12:06 WIB
Masih Digodok, Pembangunan Gedung RSUD Jombang Tunggu Lampu Hijau Bupati
Kamis 28-05-2026,12:03 WIB
Kafe dan Restoran Menjamur, DPRD Jombang Desak Bapenda Optimalkan Pajak Daerah
Kamis 28-05-2026,12:00 WIB
Polemik Pupuk NPK Phoska di Tulungagung, Tersangka Pupuk Ilegal di Tulungagung Ajukan Pra Peradilan
Kamis 28-05-2026,11:54 WIB
Hasil RUPSLB: Moch Arief Resmi Gantikan Sutarmini sebagai Plt Dirut PD Bank BPR Bojonegoro
Kamis 28-05-2026,11:38 WIB