Malang, memorandum.co.id - Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berhasil membuat alat pengolah sampah organik dan monitoring kendang lalat BSF. Mereka itu, menyebut alat tersebut, dengan Ormnicro. Bekerja sama dengan TPST Tumpang Lestari, Ormnicro dapat membantu mengolah sampah organik lebih mudah dan bermanfaat. Nantinya, hasil pengolahan sampah dapat bernilai ekonomis. "Fokus pembuatan alat ini, memang sudah ditujukan untuk kepedulian lingkungan. Bertujuan untuk mengubah sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Dan yang pasti bermanfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya TPST Tumpang Lestari,” terang Charis Maulana, mahasiswa UB. Ia bersama Shafina Rifdhayanti Zein, Akhdan Zaim, Ridho Firmansyah dan Aulia Angkasa, menamakan Tim Re-Techno Brawijaya, dengan bimbingan dosen Eka Maulana ST MT dari Fakultas Teknik UB, berinovasi mesin pencacah sampah organik. Monitoring kandang lalat BSF, dapat mendukung perkembangan maggot. Sistem monitoring kandang lalat, terintegrasi internet of things. “Ormnicro dilengkapi mesin pencacah sampah organik. Outputnya, dapat diatur tekstur halus atau kasarnya. Diklasifikasikan, menjadi tiga jenis tekstur hasil cacahan sampah organik. Menjadi jawaban bagi pembudidaya maggot, yang kesulitan untuk mengatur teksturnya," pungkas dia. (edr)
Mahasiswa UB Ciptakan Ormnicro untuk Pencacah Sampah
Jumat 23-12-2022,18:11 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 25-02-2026,21:23 WIB
Tiga Perlintasan di Surabaya Ditutup Sementara, KAI Daop 8 Terapkan Buka Tutup Malam Hari
Rabu 25-02-2026,22:44 WIB
Persebaya vs PSM Makassar 1-0, Bajol Ijo Akhiri Tren Negatif di GBT
Rabu 25-02-2026,21:59 WIB
Hendak Berjualan Takjil, Warga Driyorejo Gresik Tewas Tabrak Truk saat Macet
Rabu 25-02-2026,20:15 WIB
Starting Lineup Persebaya vs PSM Makassar, Pembuktian Bernardo Tavares Lawan Mantan Tim
Rabu 25-02-2026,21:32 WIB
Gol Gali Freitas Bawa Persebaya Unggul 1-0 atas PSM Makassar
Terkini
Kamis 26-02-2026,19:21 WIB
Buka Bersama KSAL, Menteri Nusron: Negara Besar Mampu Ciptakan Rasa Aman
Kamis 26-02-2026,19:17 WIB
Ramadan Penuh Kepedulian, Imigrasi Surabaya Berbagi Takjil di Sidoarjo
Kamis 26-02-2026,19:09 WIB
Bapanas Pantau Bapokting di Pasar Besar Madiun, Harga Mayoritas di Bawah HAP
Kamis 26-02-2026,19:05 WIB
Ngabuburit di Rel Terancam Denda Rp15 Juta atau Kurungan 3 Bulan
Kamis 26-02-2026,19:02 WIB