Surabaya, Memorandum.co.id - Komplotan maling spesialis sepeda angin di perumahan elit di Surabaya berhasil dibekuk anggota Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. Ketiga tersangka inisial FBS (22), asal Sukorejo, Blitar, SAM (19), warga Jalan Pakis Tirtosari, dan MA (31), penadah sepeda yang berdomisili di Jalan Tambak Dalam Baru. "Para pelaku melakukan aksi pencuriannya dengan berputar-putar (mobile) mengelilingi wilayah perumahan di Surabaya, terutama di area perumahan yang cukup elite naik motor," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, Minggu (18/12). Mirzal menambahkan, setelah mendapatkan target, para pelaku berbagi tugas. Ada yang melompat pagar lalu mengambil sepeda angin di garasi rumah. Untuk melancarkan aksinya, setelah berhasil mengambil sepeda kemudian diterima oleh pelaku lain yang stanby di luar pagar. Selanjutnya melarikan diri sambil menaiki sepeda curian tersebut. Mirzal mengungkapkan, terungkapnya perbuatan kedua pelaku setelah anggota mendapatkan laporan maraknya maling sepeda angin di wilayah Surabaya. Untuk sementara ada tiga korban yang melapor, yakni AG warga Giritontro, Wonogiri Jawa Tengah; PT warga Gunungsari, dan MP warga Pondok Maritim Indah. Berdasarkan laporan dari para korban, anggota opsnal Jatanras melakukan serangkaian penyelidikan, interograsi saksi-saksi yang berada di TKP, analisa CCTV dan profiling pelaku. Hasilnya, anggota akhirnya mendapatkan petunjuk dan keberadaan para pelaku kemudian langsung bergerak dan berhasil membekuk kedua tersangka FBD dan SAM saat mencari sasaran di daerah Bogangin, Wiyung dengan mengendarai Yamaha Jupiter warna Putih Nopol L 4683 YN. Tidak berhenti di sini, anggota juga melakukan pengembangan dan berhasil menangkap penadah sepeda angin MA di rumahnya. Di rumah penandah tersebut, anggota menemukan 1 unit sepeda angin lipat hasil curian merem Dahon 19 speed D8 20 Inchi warna merah seharga Rp 7 juta. Selanjutnya para tersangka dan barang bukti di bawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini polisi masih mengembangkan kemungkinan komplotan ini pernah beraksi di tempat lain. "Kami masih kembangkan ke TKP lainnya," tandas Mirzal. Sementara itu, berdasarkan hasil interogasi terhadap kedua tersangka, diketahui FBS merupakan residivis dan pernah ditangkap anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya atas kasus yang sama tahun 2021. "Saya sudah tiga kali mencuri sepeda angin Pak," terang FBS. Dari tiga TKP, antara lain di Jalan Gayungsari, Kencanasari Timur, dan terakhir di Pondok Maritim Indah. Setiap kali berhasil mencuri sepeda angin dijual kepada MA dengan harga miring. (rio/gus)
Maling Spesialis Sepeda Angin Dibekuk
Minggu 18-12-2022,19:59 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Sabtu 07-11-2026,10:59 WIB
Hadir di Majelis Burdah Wonorejo, Kapolres Pasuruan Ajak Ulama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas
Terkini
Minggu 08-11-2026,07:20 WIB
Silaturahmi Kebangsaan Bersama Wakil Rais Aam PBNU: Merawat Harmoni, Menyemai Simfoni Peradaban
Minggu 08-11-2026,03:20 WIB
Mutasi Jajaran Polres Jombang, Kasat Lantas hingga Kapolsek Resmi Berganti
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Sabtu 07-11-2026,23:20 WIB
The Alana Malioboro Hadirkan Perayaan Halloween Unik Bernuansa Jepang di Yogyakarta
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB