Surabaya, memorandum.co.id - Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya mempertimbangkan untuk memasang guard rail (pagar pengaman jalan) atau pohon pelindung di sekitar Jalan Pengenal, Kelurahan/Kecamatan Bubutan. Hal ini menyusul aspirasi masyarakat setempat yang menilai, adanya u-ditch berukuran jumbo dengan kedalaman 1,5 meter tanpa dilengkapi dengan penutup tersebut membahayakan. Terlebih, banyak anak kecil yang seringkali bermain dengan bebas di lokasi. "Betul (sedalam 1,5 meter). Nanti kita pertimbangkan untuk diberi pelindung pohon atau guard rail. Kita berikan pelindung pembatas," kata Kepala DSDABM Surabaya Lilik Arijanto, Kamis (8/12). Lilik memastikan bahwa dalam rencana anggaran biaya (RAB), proyek saluran air di Jalan Pengenal tersebut memang tak ada belanja untuk penutup u-ditch. Hanya memesan untuk puluhan u-ditch tanpa penutup."Memang tidak disertai cover. Tidak ada dalam RAB," tandas Lilik. (bin)
Saluran Bubutan Membahayakan, DSDABM Pertimbangkan Pasang Pengaman
Kamis 08-12-2022,20:06 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 06-09-2026,18:47 WIB
Pelindo Bersih-Bersih Pratik Calo di Tanjung Perak, Penumpang Diminta Gunakan Transportasi Resmi
Minggu 06-09-2026,19:42 WIB
Erupsi Anak Krakatau Ganggu 467 Penerbangan, 150 Ribu Penumpang Tertahan
Minggu 06-09-2026,21:12 WIB
PBVSI Jatim Siapkan 8 Kejuaraan Bola Voli, Bidik Bibit Atlet Berprestasi
Minggu 06-09-2026,21:15 WIB
Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Bikin 75 Penerbangan di Juanda Batal hingga 19.50 WIB
Minggu 06-09-2026,20:48 WIB
Stok BBM Lumajang, Pertalite Bertahan 0,5 Hari, Biosolar 0,6 Hari
Terkini
Senin 07-09-2026,17:39 WIB
Berangkat Sekolah, Pelajar SMKN di Nglegok Tewas Tabrakan
Senin 07-09-2026,17:24 WIB
Didemo Atlet Bersama Wawali, Wali Kota Blitar Pilih Cek Pembangunan Fisik
Senin 07-09-2026,17:13 WIB
Wali Kota Pasuruan Sampaikan Nota Keuangan Raperda P-APBD 2026, Belanja Naik Jadi Rp936,55 Miliar
Senin 07-09-2026,17:05 WIB
Komplotan Curanmor Spesialis Rumah Kos Dibekuk di Pasuruan, 2 Pelaku Residivis
Senin 07-09-2026,16:58 WIB