iklan umroh banner
iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

FOMO di Media Sosial, Mengapa Kehidupan Orang Lain Terlihat Lebih Menarik?

FOMO di Media Sosial, Mengapa Kehidupan Orang Lain Terlihat Lebih Menarik?

Media sosial dapat memicu kebiasaan membandingkan kehidupan dengan orang lain.--Artificial Intelligence (AI)

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID – Media sosial membuat kehidupan orang lain terlihat begitu menarik, tetapi di balik berbagai unggahan tersebut muncul Fear of Missing Out (FOMO), yakni rasa takut tertinggal dari pengalaman atau tren yang sedang dinikmati orang lain, Rabu 7 Oktober 2026.

BACA JUGA:RSUD Jombang Ingatkan Bahaya Kelelahan Mental Akibat Digitalisasi, Waspadai FOMO hingga Kecanduan Gadget

Foto liburan, pencapaian akademik, kendaraan baru, barang mewah, konser, hingga momen kebersamaan dapat menciptakan kesan bahwa orang lain selalu menjalani kehidupan menyenangkan.


Mini kidi--

Padahal, unggahan media sosial umumnya hanya menampilkan bagian tertentu dari kehidupan. Kesulitan ekonomi, kegagalan, masalah keluarga, dan persoalan pribadi belum tentu diperlihatkan kepada publik.

Gambaran yang telah dikurasi tersebut dapat mendorong pengguna membandingkan kehidupannya dengan orang lain. 

Akibatnya, seseorang berpotensi merasa tertinggal meski sebenarnya memiliki proses, kesempatan, dan pencapaian yang berbeda.

Salah satu dampak FOMO yang mudah terlihat adalah keinginan mengikuti tren. Produk, tempat wisata, gaya berpakaian, hingga perangkat teknologi yang populer dapat memunculkan dorongan untuk ikut memilikinya agar tidak dianggap ketinggalan zaman.

Keputusan konsumsi pun berpotensi lebih didorong keinginan mengikuti lingkungan sosial daripada kebutuhan. 

Dalam kondisi tertentu, hal tersebut dapat memicu pengeluaran tidak terencana untuk barang yang sebenarnya belum diperlukan.

Anak muda menjadi kelompok yang menarik diperhatikan karena media sosial telah melekat dalam aktivitas sehari-hari, termasuk pendidikan dan hubungan pertemanan.

Keinginan diterima lingkungan dapat membuat seseorang merasa harus mengikuti aktivitas populer, memiliki barang yang sedang tren, atau selalu mengetahui informasi terbaru agar tetap terhubung dengan teman.

BACA JUGA:Penonton FOMO dan Hilangnya Marwah Sepak Bola

Jika tidak dikelola, tekanan tersebut dapat menimbulkan kecemasan dan ketidakpuasan terhadap diri sendiri. 

Sumber: