Gubernur Jawa Timur Khofifah Parawangsa di Silatnas. Malang, memorandum.co.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa membuka Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Seminar Pamong Praja Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Angkatan 01 di Aula BPSDM Jawa Timur di Kota Malang, Sabtu (3/12/22) malam. Hadir sejumlah pejabat eselon, dari sejumlah daerah seluruh Indonesia. Sejumlah prestasi dan kondisi terkini Jawa Timur, dipaparkan secara lengkap oleh Gubernur Jawa Timur. "Yang hadir di sini, adalah para nara sumber. Para pemikir semua. Merek punya pengalaman yang luar biasa. Maka, kali ini kita singkronkan, mana sekiranya yang mempunyai signifikansi lebih tinggi," terang Khofifah, ditemui usai membuka Silatnas. Ia menambahkan, di Hari Ulang Tahun Pemerintah Provinsi Jawa Timur ke 77 bulan lalu, ia telah meluncurkan IKI. Artinya iki lho jawabannya, kalau untuk menghadapi tantangan masa depan. Selain itu, di hadapan para pejabat pemerintahan dari sejumlah daerah itu, Khofifah menyampaikan sejumlah prestasi dan potensi yang ada dan sudah diperoleh Jawa Timur. Sejumlah langkah telah dilakukan menghadapi tantangan masa depan yang mungkin tidak bisa diprediksi. Hal itu sengaja disampaikan, sekiranya mungkinkan bisa diadopsi untuk daerah lain. "Ini untuk sharing ya, karena sejumlah pejabat penting dari sejumlah daerah di Indonesia. Jadi pasti ada yang bisa dikerjasamakan. Kami sampaikan banyak hal di Jawa Timur. Mulai hasil pertanian, diversifikasi energi, KEK, BIBB dan beberapa hal lainya," lanjut mantan mensos ini. Sementara itu, Ketua Alumni STPDN angkatan 01, Bambang Dwi Anggono menyebut, memilih Malang Jawa Timur untuk acara Silatnas dan Seminar, bukan tanpa alasan. Namun, Malang Jawa Timur menjadi tempat pertama ia menjalani pendidikan. "Kita tidak hanya berkumpul dan bersenang senang. Tapi bertemu langsung berkolaborasi untuk kepentingan bangsa. Membangun kawasan ekonomi khusus dan melahirkan sejumlah kesepakatan," katanya Kebetulan, Kata Bambang, dirinya dari Kementrian kominfo. Saat ini, sedang semangat kami membangun kawasan ekonomi khusus. Terutama, di bidang IT, khususnya kring data center. Untuk membangun konten digital berkelas internasional. "Dan di Jatim di Singosari sudah ada KEK, Jadi kami berguru kepada Gubernur yang sudah tepat,"lanjutnya. Ditambahkannya, purnapraja STPDN angkatan 01, ada sekitar 491 orang. 43 orang diantaranya, sudah meninggalkan dunia. Salah satu kegiatan sodila yang dilakukan, adalah membina sekitar 97 anak yatim, aksi kepada keluarga anggota yang, sudah meninggal, aksi ke korban bencana alam dan lainya. (edr)
Buka Silatnas STPDN, Gubernur Jatim Sebut Media Sharing
Minggu 04-12-2022,14:45 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 10-05-2026,21:18 WIB
DPRD Kota Madiun Soroti Minimnya Kuota SMA Negeri pada SPMB 2026
Minggu 10-05-2026,14:19 WIB
Perangkat Vital Digondol Maling, Traffic Light Jalan Pegirian Padam Total
Minggu 10-05-2026,12:53 WIB
Guru Honorer di Surabaya Setubuhi Siswi di Lab Komputer hingga Toilet Sekolah
Minggu 10-05-2026,19:53 WIB
Pesantren Sepak Bola eLKISI, Cetak Santri Tangguh Berakhlak Juara
Minggu 10-05-2026,11:15 WIB
Rujak Phoria Getarkan SUBEC, Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Magnet Wisata Nasional dan Simbol Persatuan
Terkini
Senin 11-05-2026,07:28 WIB
Kasus Lexus Ditarik Debt Collector, Akademisi Unesa: Leasing Tak Bisa Lepas Tangan, Ikut Tanggung Jawab!
Senin 11-05-2026,07:12 WIB
Kalahkan Real Madrid, Barcelona Juara LaLiga 2025/2026
Senin 11-05-2026,06:57 WIB
Duka di Tengah Operasional Haji: 6 Jemaah Embarkasi Surabaya Wafat di Tanah Suci
Senin 11-05-2026,06:39 WIB
Satu Periode untuk Dedikasi: Komitmen Peni Tumita Membangun Desa Kaliuling
Senin 11-05-2026,06:00 WIB