Surabaya, memorandum.co.id - MN (54), terduga pelaku penganiayaan Harini (72), warga Tempel Sukorejo sempat diberi uang untuk bayar utang oleh anak korban. Hal itu membuat keluarga korban bingung dengan motif MN tega melakukan penyiksaan terhadap ibunya, Jumat (25/11/2022). Terry Anggoro (38) anak kandung dari Hariani mengatakan, bahwa sampai saat ini bingung dengan motif MN lantaran selama ini hubungan selama ini terjalin dengan baik. "Selama ini komunikasinya ya baik baik saja. Bahkan dia (terduga pelaku), belakangan terakhir sering main ke rumah. Karena ibu saya tinggal sendiri di rumah tersebut," kata Terry, Selasa (29/11/2022). Sementara disinggung latarbelakang MN tega menganiaya orang tuanya, Terry mengaku dugaan yang bersangkutan ingin merampas harta milik korban. "Perasaan saya ya ingin merampas harta orang tua saya. Namun belum sempat membawa kabur sudah diketahui warga aksinya," ungkapnya. Terry menduga perampasan itu kemungkinan ada karena sebelum kejadian, MN butuh uang. Bahkan dia, juga sempat diberi sejumalah uang untuk bayar utang. "Sempat saya kasih uang untuk menutup hutang," imbuhnya. Selain itu beberapa hari sebelum penganiayaan terjadi, dirinya sempat mengunjungi rumah ibunya tersebut. Ia sempat membeli barang dagangan MN hingga habis. “Pas saya ke rumah mama (Hariani), saya sempat ketemu pelaku yang berjualan sate. Dan meminta dagangannya dibeli semua. Ya saya beli semua saat itu,” ujarnya. Selain minta dagangannya dibeli, pelaku juga sempat meminta pekerjaan kepada Terry. Karena Terry dan istrinya mempunyai usaha catering, Terry pun mengiyakan. “Cuman sehari, terus ya gajinya sesuai,” imbuhnya. Sementara akibat insiden itu, Hariani harus mendapat perawatan medis dengan sejumlah luka. "Keluarga yang bersangkutan juga sudah ke jenguk ke rumah minta maaf kepada keluarga kami," imbuhnya. Saat ini, kasus yang belum diketahui pasti penyebabnya itu tengah ditangani oleh anggota Polsek Tegalsari. "Masih kami selidiki," terang Kanitreskrim Polsek Tegalsari AKP Marji Wibowo. Lebih lanjut, AKP Marji mengatakan anggota di lapangan masih memburu terduga pelaku. Lantaran usai peristiwa dugaan penganiayaan itu, terlapor tidak pulang ke rumah alias melarikan diri. "Belum ketangkap masih kita buru. Masih lidik," ungkapnya. (alf)
Polisi Selidiki Penganiayaan Lansia di Tempel Sukorejo
Selasa 29-11-2022,19:41 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 10-03-2026,09:15 WIB
Plt Wali Kota Madiun Pertanyakan Loyalitas ASN dan Sentil Kinerja Lurah hingga OPD
Selasa 10-03-2026,07:49 WIB
Driver Ojol Bacok Teman di Tongkrongan Ojek Pangkalan RSI Wonokromo
Selasa 10-03-2026,09:00 WIB
Tak Pernah Disentuh: Kebenaran yang Tak Bisa Lagi Disembunyikan (3)
Selasa 10-03-2026,08:00 WIB
Dua Kebahagiaan Terbesar Vanessa Ziandry, Antara Syahadat dan Pelaminan
Selasa 10-03-2026,06:48 WIB
Pendapatan Daerah Surplus, DPRD Kota Malang Lakukan Pencermatan
Terkini
Selasa 10-03-2026,21:53 WIB
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemkot Pasuruan Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali
Selasa 10-03-2026,21:42 WIB
Konflik Iran-AS Memanas, Pakar Unair Sebut Isu Nuklir Jadi Pemicu Utama
Selasa 10-03-2026,21:37 WIB
Jawa Timur Jadi Tujuan 24,9 Juta Pemudik Lebaran 2026, Khofifah Perkuat Transportasi dan Pengamanan
Selasa 10-03-2026,21:24 WIB
Penarik Becak Lansia Bojonegoro Terima 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo
Selasa 10-03-2026,20:02 WIB