Gresik, Memorandum.co.id - Empat dari tujuh pelaku penganiayaan yang menewaskan Eko Bayu Asmoro (21) di Pasar Gadung, Kecamatan Driyorejo, Gresik hingga kini masih buron. Jajaran Satreskrim Polres Gresik sudah mengantongi identitas para pelaku. Mereka diminta menyerahkan diri. "Baru tiga pelaku yang kita amankan sementara. Sisanya masih dalam pengejaran. Keberadaannya masih kita dalami, tapi identitasnya sudah kita kantongi semuanya," ungkap Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdan, kemarin. Sejauh ini, aparat kepolisian telah mengamankan tiga dari tujuh orang pelaku. Semuanya merupakan anggota perguruan silat yakni A, D dan MAK. Khusus MAK, pelaku menyerahkan diri ke polisi diantarkan kedua orang tuanya. Diharapkan pelaku lain yang masih buron juga bisa kooperatif. Seperti diberitakan, Eko Bayu Asmoro (21) warga Sumberojo, Kecamatan Malo, Kabupten Bojonegoro menjadi korban penganiayaan sejumlah oknum anggota perguruan silat di Pasar Gadung, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Ia tewas lantaran mengalami pendarahan di bagian otak. Sebelumnya, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengungkapkan bahwa motif penganiayaan itu karena korban mengenakan kaos perguruan silat yang diikuti para pelaku. Sementara saat diinterogasi, ternyata korban bukan bagian perguruan silat tersebut. "Jadi peristiwa ini bukan pembunuhan, melainkan penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia. Pelaku dari anggota perguruan silat," tandasnya. Pihaknya menegaskan bakal mengusut tuntas kasus tersebut hingga seluruh pelaku tertangkap.(and/har)
Empat Pelaku Penganiayaan Penjual Nanas di Gresik Masih Buron
Senin 21-11-2022,08:15 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,15:37 WIB
Pengacara Terdakwa Pelindo Ajukan Eksepsi, Singgung Pasal UU Tipikor Lama dan KUHP Baru
Rabu 01-04-2026,13:42 WIB
Pemugaran Sayap Barat Grahadi Tampilkan Sejarah 1810, Gunakan Material Khusus dari Jerman
Rabu 01-04-2026,22:45 WIB
Lahan Limbah Kayu di Kebomas Gresik Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Tanpa Pengawasan
Rabu 01-04-2026,20:21 WIB
Komisi D DPRD Jatim Nilai Kebijakan WFH Momentum Bangun Budaya Hemat Energi
Terkini
Kamis 02-04-2026,12:10 WIB
Miliki 4 Tenaga Kerja Asing, PT SPS Diduga Tak Lapor Disnaker
Kamis 02-04-2026,12:02 WIB
Pastikan Ibadah Aman, Polsek Sawahan Sterilisasi Gereja dan Sosialisasi Call Center 110
Kamis 02-04-2026,11:39 WIB
Dicopot dari Jabatan, Aspidum Kejati Jatim Tunggu Hasil Pemeriksaan Kejagung
Kamis 02-04-2026,11:30 WIB
Ekonom Ubaya Sebut Subsidi Tepat Sasaran Penghematan BBM Jaga Daya Beli Masyarakat
Kamis 02-04-2026,11:14 WIB